BAZNAS Makassar Terima Donasi Lembaga Makassar Musician Kommunity 90'S ke Korban Bencana
31/12/2025 | Penulis: Syarifuddin Pattisahusiwa
Bang Noval saat menyerahkan donasi kepada Kabag I BAZNAS Makassar, Darmawati
Dentingan gitar, dan alunan musik mengalun dari panggung Kafe Romansa dan Srikandi di Pasar Segar, Panakukkang, 26 Desember 2025. Para musisi yang tergabung dalam Lembaga Makassar Musician Community (LMMC) 90’S, menggelar malam donasi untuk korban bencana Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.
Jumat malam itu, melodi yang dimainkan lembaga yang diketuai Musmuliyadi Dg Tajang, atau yang biasa disapa Bang Noval itu bukan semata bergema, melainkan menginspirasi lebih banyak tangan yang terbuka, sambil menyalurkan donasi kepada korban bencana.
Di kedua kafe tersebut, Bang Noval dan kawan kawan tidak sekadar menyiapkan konser amal, namun mereka menyalakan semangat musik tahun 90-an, sekaligus menyiapkan sebuah “jembatan nada” yang akan menembus ribuan kilometer, melintasi laut, menyeberangi gunung, hingga sampai ke tanah yang masih bergetar karena banjir dan longsor.
Tidak hanya sekadar uang, konser LMMC menumbuhkan gelombang solidaritas antar budaya. Para musisi menambahkan “lirik doa” menjadikan bahasa musik sebagai jembatan persatuan. Penonton yang mayoritas anak muda terlihat “terhanyut” dan “termotivasi” untuk bverdonasi. Alhasil, terkumpul Rp5 juta.
Rabu, 31 Desember sore tadi, Bang Noval bersama dua rekannya, Yanthi (Bendahara Harian, dan Bayu (Koordinator Designer) menyerahkan dana tersebut ke Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar. Bantuan diterima Kepala Bagian I Bidang Pengumpulan BAZNAS Makassar, Darmawati.
Di lembaga pemerintah nonstruktural berlamat di Jalan Teduh Bersinar No 5, Kecamatan Rappocini, Makassar itu, Bang Noval dan kawan kawan tidak hanya menyalurkan donasi, melainkan menyalurkan niat demikian suci.
“LMMC 90 ’S ingin memastikan, tiap sumbangan yang dikumpulkan dapat dipercaya, transparan, dan tepat sasaran,” urai Bang Noval, seraya mengakui, pilihan mendonasikan dana untuk korban bencana melalui BAZNAS Makassar sangat tepat.
Sementara itu, rekan Bang Noval, Yanthi mengaku membayangkan saat musibah terjadi, anak anak saat itu berada dalam situasi demikian sulit. Karenanya, meski sedikit, namun donasi yang mereka salurkan dari hasil musik adalah penyelamat.
“Interaksi ini mewujudkan gotong royong, semangat tradisional Bugis Makassar tentang saling membantu, menyatukan beragam etnis, agama, dan budaya,” ujarnya.
Terpisah, Wakil Ketua IV Bidang Adminitrasi, Umum, dan SDM, H.Jurlan Em Saho’as menyambut baik donasi LMMC 90’S.
H.Jurlan menyebut, bencana yang terjadi pada 25-27 November lalu masih menyisahkan duka, namun para korban tetap bernapas. Mereka masih menahan duka, menahan luka, hingga menahan harapan.
Di sisi lain, penderitaan korban belum mereda, sebab, di setiap hamparan masih berselimut debu. Meski begitu, ada cahaya kecil yang terus berkilau—cahaya keberanian, solidaritas, dan tekad untuk bangkit kembali. Cahaya itu di antaranya datang dari LMMC’S.
Jurlan yang juga seniman itu juga mengajak masyarakat, khususnya di Ibukota Sulawesi Selatan ini menjadi bagian dari cahaya itu. Karena ketika jiwa satu menyentuh jiwa lain, beban yang tampak tak terhingga menjadi lebih ringan.
“Harapan kita semua, kiranya suatu hari, ketika matahari terbit, kita tidak lagi melihat duka. Kita tidak lagi sekadar melihat puing?puing, melainkan melihat komunitas yang kembali berdiri, lebih kuat, lebih bersatu, dan lebih penuh harapan,” ujarnya.
Sebelum mengakhiri pernyataannya, wartawan Harian Pedoman Rakyat Ujung Pandang di masanya itu melihat, para orang tua yang selamat dari musibah naas tersebut tentunya membayangkan anak-anak mereka yang berada dalam situasi sulit kala itu.
“Jika saja mereka tidak cepat bertindak, mungkin saja mereka tidak benar-benar hidup. Dan, tentunya, harapan terbesar adalah bantuan dari kita semua. Sedikit bantuan sekalipun, adalah penyelamat dan pengingat bahwa, penderitaan para korban adalah bagian dari narasi bersama, duka bersama,” tutupnya.
Berita Lainnya
Walikota Lantik Pimpinan BAZNAS Makassar Periode 2026/2031
Semarak 1 Muharram, BAZNAS Kota Makassar Gelar Khitanan Massal untuk 100 Anak Yatim dan Dhuafa
BAZNAS Kota Makassar Apresiasi Peran Aktif UPZ Masjid dalam Penghimpunan dan Pendistribusian Zakat
Usai Sertijab, BAZNAS Makassar Gagas 'BAZNAS Eksekutif Forum'
Senin Besok, Sertijab Pimpinan BAZNAS Makassar Periode 2026-2031
Senin Sertijab, Pimpinan dan Staff Amil Pelaksana BAZNAS Makassar Jumat Bersih
Sentuhan Zakat BAZNAS Makassar Bantu Pendidikan Anak Keluarga Prasejahtera
BAZNAS Makassar Serahkan 70 Persen Zakat Mal ke UPZ Masjid Nurul Jihad Kompleks IDI
Senin Sertijab, Ketua BAZNAS Minta Seluruh Adminitrasi Dirapikan
BAZNAS Makassar Sembelih 94 Sapi Bernilai Lebih Rp1.634 Miliar, Walikota Bakal Hadir
Pimpinan BAZNAS 2026/2031 Mulai Berkantor
Pimpinan BAZNAS Makassar Silaturahmi Ketua IKatan Pengusaha Wahdah Indonesia
Dari Keterbatasan Menuju Harapan: BAZNAS Makassar Bantu Biaya Sekolah Rafli
BAZNAS Kota Makassar Bersama UPZ Masjid Nurul Ilmi UNM Gelar Program Layanan Keummatan 2026
BAZNAS Makassar Sunatan Gratis bagi 100 Anak Keluarga Dhuafa

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Makasar.
Lihat Daftar Rekening →