Dua Mahasiswa Kristiani Magang di BAZNAS Makassar
20/02/2026 | Penulis: Syarifuddin Pattisahusiwa
Kedua mahsiswa bersama Ketua BAZNAS Makassar
Dua mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Tridarma Nusantara Makassar, masing masing Agen Sefan dan Aldi, magang di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar. Kehadiran kedua mahasiswa ini agak mencolok, lantaran memiliki latar belakang Kristiani, tetapi memilih magang di lembaga yang berkaitan Islam.’
Ketua BAZNAS Kota Makassar, Dr.HM.Ashar Tamanggong menyambut hangat kedua mahasiswa Program Studi Manajemen SDM ini. Apalagi keduanya magang di satu satunya lembaga pemerintah nonstruktural yang mengelola zakat, Infak, Infak, dan Sedekah, atau ZIS.
HM.Ashar Tamanggong mengemukakan, kehadiran kedua mahasiswa di kampus beralamat di Jalan Kumala II No 51 Makassar, di BAZNAS Makassar begitu MULIA, lantaran baru pertama kali penganut non Islam magang di lembaga amil yang amanah, dan terpercaya berkantor di Jalan Teduh Bersinar Nomor 5 Kecamatan Rappocini ini.
Di sisi lain, jelas Doktor asal Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar ini, jika melihatnya melalui lensa Islam yang dalam—lensa yang mengangkat esensi keadilan, kemanusiaan, dan ihsan (keperluan)—maka kehadiran kedua mahasiswa ini justru menjadi refleksi yang sungguh enlighten, atau mencerahkan.
“Bisa saja, selama tiga bulan ber-magang di BAZNAS Kota Makassar, kedua mahasiswa non muslim ini dapat mempelajari mekanisme sosial Islam yang begitu solid. Bagaimana Islam itu memerhatikan dan mengangkat derajat mustahik—atau orang yang benar benar membutuhkan bantuan. Bahkan, bisa saja kedua mahasiswa ini dapat melihat bagaimana Islam adalah rahmatan lil alamin---rahmat untuk seluruh alam,” ujarnya.
Bahkan, jelas ATM—sapaan akrab da’i kondang ini, keduanya bisa juga membuktikan bahwa Islam itu memiliki makna yang begitu luas. Mulai dari sudut pandang keadilan sosial, dan tujuan syariah (maqashid syariah) untuk melindungi nilai hidup (hifzh al-nafs, al-mal).
Meski begitu, ATM mengakui, magang di BAZNAS Kota Makassar oleh siapapun wajib mengikuti program yang telah diterjemahkan dalam Rapat Kerja tahunan (RKT). Di antaranya melakukan pendistribusian bantuan kepada mustahik, melakukan pendataan dan verifikasi bersama tim yang terbentuk.
Pernyataan senada dikemukakan Wakil Ketua IV Bidang Adminitrasi, Umum, dan SDM, H.Jurlan Em Saho’as. Wartawan Harian Pedoman Rakyat di masanya itu menambahkan, dalam pandangan Islam yang sempurna adalah yang mampu melihat manusia sebagai manusia terlebih dahulu.
‘Sebagai Wakil Ketua Bidang SDM di BAZNAS Makassar ini, tentunya kehadiran mahasiswa Manajemen SDM STIE Tridarma Nusantara ini sangat tepat, meski kedua mahasiwa ini beda agama. Bagi kami, keduanya bisa belajar bahwa, zakat, infak, dan sedekah adalah bahasa cinta kepada sesama. Dan bisa juga mereka dapat merasakan bahwa mengurus harta untuk orang lain adalah sebuah kehormatan spiritual,” urainya.
Seniman yang juga sutrada ini menambahkan, bagi umat Islam, mereka seharusnya tidak melihat dua mahasiswa magang ini sebagai hal aneh atau ketidaksempurnaan, tetapi sebagai cermin. Cermin yang memantulkan bahwa ajaran Islam tentang distribusi, dan tentunya keduanya juga kepingin tahu rasa tashawwur (ingin tahu) pada kondisi sesama manusia, bisa menginspirasi.
Sementara itu, Agen Sefan dikonfirmasi mengaku, sebagai mahasiswa STIE Tridarma Nusantara angkatyan 2023, dirinya dan rekannya bukan semata membangun kepercayaan diri dalam menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, melainkan sekaligus dapat memetik pengalaman lapangan berharga.
“Tentunya, saya dan teman yang kebetulan satu daerah di Mamasa yang berkuliah di STIE Tridarma Nusantara Makassar, memiliki kesempatan yang sama memperoleh pengetahuan tambahan lapangan sebanyak banyaknya di BAZNAS Makassar ini. Setelah itu, nantinya kami menyusun laporan di kampus,” ujar mahasiswa angkatan 2023, asal Desa Salukadi (Salu—sungai, kadi—sejenis pohon), Kecamatan Bambang, Kabupaten Mamassa, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) ini.
Menurut anak sulung dari dua bersaudara pasangan Melkias dan Erna yang lahir di Salukadi, 15 Pebruari 2005 yang menyelesiakan studi di SMAN 03 Mamassa ini, dari sisi Manajemen SDM, maka ber-magang di BAZNAS Makassar sangat tepat. Apalagi, BAZNAS itu sendiri umumnya bernuansa positif, terutama dalam aspek sosial dan kemanusiaan.
"Saya dan teman magang di BAZNAS Makassar ini sangat tenang, apalagi seluruh jajaran di sini juga baik," jelas Agen Sefan, seraya mengaku dosen pembimbing dalam ber-magang di BAZNAS Makasar ini adalah Emma Rahmawati.
Berita Lainnya
Waka III BAZNAS Makassar : Koperasi bagi Mustahik Sangat MULIA
Ketua BAZNAS Makassar Hadiri Rakor Tanggap Darurat Bencana
BAZNAS dan Dinas Sosial Perkuat Program Pemkot Makassar
Pimpinan BAZNAS-Kakan Kemenag Silaturahmi, Sentil Zakat Profesi
10 Mahasiswa Prodi Hukum Ekonomi Syariah UMI PKL di BAZNAS Makassar
Semangati Kemerdekaan RI ke-81, BAZNAS Makassar Sunat Gratis Anak Keluarga Dhuafa
BAZNAS Makassar Serahkan Beasiswa bagi Chairil Azwar, Penghafal Al-Quran 30 Juz
Wakil Ketua IV BAZNAS Makassar Ketua Tim Inovasi Pangan Lokal Cegah Stunting di Desa A’bulosibatang Maros
Kejar Optimalisasi Zakat, Pimpinan BAZNAS Makassar Silaturahmi Marathon
Ubah Wajah Kesejahteraan Ummat, BAZNAS Makassar - Dinas Sosial Perkuat Data Tunggal
BAZNAS Makassar Sambut Tawaran Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unismuh Kuliah Program Khusus
BPJS Ketenagakerjaan Ajak BAZNAS Sosialiasi Zakat bagi 81 Ribu Pekerja Muslim di Makassar
Pimpinan BAZNAS Makassar Silaturahmi ke Kakanwil Haji dan Umroh Sulsel, Kota Makassar dan UPT Asrama Haji
Sambut Hari Merdeka, PMI Sulsel Kolaborasi BAZNAS Makassar Donor Darah Sukarela
Kapolres Pelabuhan Makassar Sambut Baik Harapan BAZNAS Makassar

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Makasar.
Lihat Daftar Rekening →