Empat Mahasiswa komunikasi dan Penyiaran Islam UIN PPL di BAZNAS Makassar
20/01/2026 | Penulis: Syarifuddin Pattisahusiwa
Empat mahasiswa UIN Alauddin bersama staff Bidang 4 BAZNAS
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar punya daya tarik tersendiri. Makanya, lembaga pemerintah nonstruktural beralamat di Jalan Teduh Bersinar No 5, Kecamatan Rappocini ini menjadi tempat berstudi begitu banyak lembaga terkait, hingga mahasiswa yang akan mengakhiri studinya di kampus baik negeri maupun swasta.
Empat mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar masing masing Mifta Nurfadila, A.Ella Amelia, Saskia Indah Putri Hasan, dan Nurhidaya mislanya, mulai Senin, 19 Januari menggelar Praktek Pengenalan Lapangan, atau PPL selama 40 hari.
A.Ella Amelia dan Saskia Indah Putri Hasan mengakui, meski di Ibukota Sulawesi Selatan ini terdapat begitu banyak lembaga pemerintah maupun non pemerintah yang dapat dijadikan lokasi ber-PPL, namun pilihannya di BAZNAS Kota Makassar.
Mengapa ke-BAZNAS Makassar, baik A.Ella Amelia,maupun Saski Indah Hasan sama sama menyakini, salah satunya lembaga Amil terpercaya dan amanah di Kota yang kini dipimpin Walikota Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham ini menjadi model untuk memadukan pembelajaran akademis, dengan pengalaman praktis dan praktik profesional.
“Kami berharap BAZNAS Kota Makassar dapat menjembatani dan memperkuat antara pembelajaran akademis dan kenyataan lapangan. Karenanya, kami berempat akan melakukan PPL ini dengan baik dan tekun, sehingga apa yang kami harapkan tergapai,” harap A.Ella Amelia.
A.Ella Amelia menambahkan, dia tiga rekannya ber-PPL di BAZNAS Kota Makassar bukan sekadar check-list akademis, melainkan belajar menyesuaikan teori komunikasi Islam dalam konteks nyata.
“Karena itu, apa yang kami dapatkan dari ber-PPL di BAZNAS Makasasr ini sebagai bekal pengalaman lapangan. Tentunya, pengalaman lapangan inilah kelak,dapat membangun kepercayaan dengan masyarakat, menyesuaikan pesan zakat, infak, dan sedekah dengan budaya lokal, dan tetap memegang nilai-nilai Islam. Dan, yang paling penting, ber-PPL di BAZNAS Makassar juga dapat melatih dirimenjadi penyiar yang tidak hanya pandai, tapi juga peka,” tutup A.Ella Amelia.
Pernyataan senada dikemukakan Saskia Indah Putri Hasan. Dia menambahkan, setelah PPL di BAZNAS dan kembali ke kampus UIN nantinya, bersama rekan rekannya lebih mantap dan penuh semangat melangkah dalam proses penyelesaian studi nantinya.
“Kami tahu bahwa, PPL di BAZNAS Kota Makassar bukan sekadar tuntutan kurikulum, melainkan sebuah panggilan jiwa yang dijawab dengan tekad dan tindakan nyata. Makanya, nantinya, setelah PPL kami tidak saja membawa pulang nilai, melainkan sekaligus membawa juga cerita, inspirasi, dan keyakinan bahwa ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang mengalirkan kebaikan bagi sesama,” jelasnya.
Sebelum mengakhiri pernyataannya, Saskia Indah Putri Hasan menambahkan, bersama tiga rekannyajuga tidak sekadar penambahan poin dalam transkrip nilai, melainkan sebuah pengalaman mendalam yang membentuk sudut pandang.
“Di BAZNAS Makassar ini kami akan melihat langsung bagaimana ilmu yang mereka pelajari di bangku kuliah di UIN Alauddin, tapi bisa menjadi alat yang ampuh untuk menciptakan perubahan nyata di tengah tengah ummat. Dan yang paling penting ber-PPL di BAZNAS Makassar juga memiliki sarat makna. Misalnya, BAZNAS Makassar menjadi menjadi “laboratorium” nyata,” tutup Saskia-sapaan akrabnya.
Dikonfirmasi terpisah, Wakil Ketua IV Bidang Adminitrasi, SDM, dan Umu, BAZNAS Kota Makassar, H.Jurlan Em Saho’as menyambut baik mahasiswa UIN yang ber-PPL.
“Yang pasti pintu BAZNAS Makassar terbuka lebar bagi mahasiswa yang kepingin menimbah ilmu praktis, tentunya yang bersentuhan dengan zakat, infak, dan sedekah.Dan, kami harapkan apa yang nantinya adik adik mahasiswa dapatkan di BAZNAS ini dapat menimbah ilmu sebanyak banyaknya,” tuturnya, seraya menambahkan, saat ini juga ada sejumlah mahasiswa dari kampus Universitas Islam Makassar (UIM) yang melaksanakan kegiatan serupa.
Berita Lainnya
BAZNAS Makassar-Maybank Resmikan Sumur bor dan Tampungan Air Bersih Senilai Rp37.500.000
BAZNAS Makassar Salurkan Bantuan kepada 80 Kaum Dhuafa di Kecamatan Wajo
BAZNAS Kota Makassar Laksanakan Sunatan Massal Perdana Tahun 2026, Targetkan 1.500 Anak Penerima Manfaat
BAZNAS Makassar Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Program Bank Makanan
BAZNAS Makassar Siapkan Lebih Rp1 Miliar untuk Kaum Dhuafa di Ramahdan
Soal Zakat Profesi, Walikota Minta Penjelasan Ketua BAZNAS Makassar
Ketua BAZNAS Makassar Hadiri Penandatanganan MoU Ormas Islam-Kemenag Sulsel
BAZNAS Kota Makassar Ringankan Tunggakan Pendidikan Anak Asuh Panti Asuhan
Dari Keterbatasan Menuju Harapan: BAZNAS Makassar Bantu Biaya Sekolah Rafli
Sinergi BAZNAS dan Dinsos, Warga Terlantar Dipulangkan ke Daerah Asal
Soal Dam Qurban Jemaah Haji, KBIHU Makassar Beri Amanah ke BAZNAS Makassar
Sentuhan Zakat BAZNAS Makassar Bantu Pendidikan Anak Keluarga Prasejahtera
BAZNAS Kota Makassar Apresiasi Peran Aktif UPZ Masjid dalam Penghimpunan dan Pendistribusian Zakat
BAZNAS Makassar Apresiasi Penetapan 8 Pimpinan BAZNAS RI
Ketua BAZNAS Sinjai Kunjungan Silaturahmi ke BAZNAS Makassar

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Makasar.
Lihat Daftar Rekening →