Mustahik Menjadi Muzakki, Pimpinan BAZNAS Makassar Beri Aura Nur Islam Al-Quran dan Mukena
21/07/2026 | Penulis: Syarifuddin Pattisahusiwa
Aura Nur Islam (mukena putih) dan Wakil Ketua IV BAZNAS Makassar, Prof.Dr.Yusriani, S.KM, M.Kes
Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar, Senin, 20 Juli 2026, menerima Aura Nur Islam. Perempuan kelahiran Jakarta, 20 Oktober 1966 yang kini menetap di Makassar ini, beberapa waktu lalu memeluk Islam dari agama sebelumnya.
Di hadapan pimpinan BAZNAS masing masing Dr. H. Usman Sofian, MA (ketua), Yusran Sofyan, SE, S. Kom, M.Si (Wakil Ketua I), Dr. Abd. Azis Ilyas, S.Ag, MH (Wakil Ketua II), H. Ahyar Amnur, S.Pd, M.Pd, (Wakil Ketua III), serta Prof. Dr. Yusriani, S.KM, M.Kes (Wakil Ketua IV), Aura Nur Islam yang sebelumnya bernama Vonny Jaya itu menceritarakan kisahnya saat berpindah agama ke Islam.
Di sela sela pertemuan itu, perempuan etnis Thionghoa ini mengakui, selama beberapa tahun, dirinya selalu mendapat bantuan dari BAZNAS Kota Makassar. Mulai dari bantuan bulanan, hingga kesehatan. Bantuan bulanan dimaksud berupa beras, sembako, hingga uang tunai.
“Saya melihat BAZNAS Makassar telah melaksanakan tugas dan amanah dengan baik. BAZNAS telah membantu saya sebagai seorang muallaf. Tetapi, beberapa bulan terakhir ini, saya sudah bisa mandiri, serta setiap Jumat, sudah bisa memberikan infak ke BAZNAS. Tentunya infak yang saya berikan, agar BAZNAS juga bisa membantu mustahik lainnya yang benar benar membutuhkan,” ujarnya di ruang kerja Ketua BAZNAS.
Mendengar penjelasan Aura Nur Islami, lima pimpinan BAZNAS Makassar sangat mengapresiasi. Apalagi, awalnya mustahik—orang yang menerima bantuan, kini menjadi munfiq—orang yang dengan ikhlas mengeluarkan atau mendermakan sebagian hartanya, atau pendapatannya di jalan kebaikan.
Sebelum mengakhiri pertemuan singkat itu, Prof. Dr. Yusriani, S.KM, M.Kes menyerahkan bingkisan sederhana berisi Al-Qur’an dan mukena. Mengapa mukena dan Al-Qur’an? Prof termuda (usia 40 tahun) itu mengakui, hijrah bukan hanya perkara niat, tetapi juga tentang penguatan iman melalui sarana ibadah.
Mukena misalnya, merupakan "seragam" pertama untuk menghadap Sang Pencipta, sekaligus simbol kehormatan bagi seorang perempuan muslimah saat bersujud di atas sajadah. Sementara Al-Qur’an, setiap ayatnya adalah petunjuk yang akan menemani proses belajar mereka yang mungkin masih terbata-bata.
Aura Nur Islam pun berterima kasih kepada pimpinan BAZNAS periode 2026-2031 ini. Al-Qur'an dan mukena ini memberikan pesan bahwa, para muallaf, seperti saya ini tidak sendirian. Ada komunitas, ada tangan-tangan yang terbuka untuk membimbing, dan ada dukungan nyata, termasuk dari BAZNAS Makassar.
Berita Lainnya
BAZNAS-UPZ Masjid Nurul Jihad Gagas Klinik Sehat Tanpa Kasir
Ketua BAZNAS Makassar Apresiasi Penerapan Ganjil-Genap untuk Pengisian BBM di SPBU
Ketua BAZNAS Makassar Bedah Zakat Profesi di Maulid Nabi Jajaran Polres Pelabuhan
Waka I BAZNAS Hadiri Rakor Penguatan Peran Forkopimda Wujudkan Kota Makassar yang aman
BAZNAS Makassar Mengetuk pintu Langit Melalui Doa di Hari Berkah, Jumat
Air Mengering, BAZNAS Makassar Sediakan Air Bersih bagi 281 Warga Lorong Salekoa
Walikota dan BAZNAS Beri Senyum Mustahik di Maulid Akbar Pesisir
Hadiri Pelatihan Instrumen Penilaian Masjid, Wakil Ketua IV BAZNAS Makassar Perlu Perluas Fungsi Masjid
BAZNAS Perluas Jangkauan Pengumpulan ZIS di Dinas Pendidikan Makassar
Jajaran BAZNAS Makassar Manfaatkan Waktu Libur untuk Menata Taman
Pimpinan BAZNAS Makassar Sebut, Z Coffee Usaha Komersil dengan Misi Kemanusiaan
Waka II BAZNAS Makassar Serahkan Makan Pagi kepada Korban Kebakaran di Asrama Tentara
Walikota Makassar Munafri Arifuddin Sebut BAZNAS Tangan Kanan Pemerintah Kota
Walikota Gagas Makassar Sebagai Kota Filantropi Nasional
Meski Mendapat Apresisasi dari Walikota, Namun Ketua BAZNAS Sebut Kerja Belum Apa apa

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Makasar.
Lihat Daftar Rekening →