Soal Dam Qurban Jemaah Haji, KBIHU Makassar Beri Amanah ke BAZNAS Makassar
07/04/2026 | Penulis: Syarifuddin Pattisahusiwa
Suasana pertemuan pimp;inan BAZNAS Makassar dengan Perwakilan RPT. (foto:nyong)
Panggilan Allah ke tanah suci Mekkah, untuk menunaikan ibadah haji tahun ini, tinggal mengitung hari. Salah satu dibalik langkah suci dan tidak kalah MULIA adalah DAM. DAM haji adalah denda berupa penyembelihan hewan qurban yang wajib dibayar jemaah karena melanggar larangan ihram, meninggalkan wajib haji.
Kota Makassar misalnya, Kelompok Kerja Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), menargetkan 85 ekor sapi untuk diqurbankan. Lembaga yang dipercayakan mengeksekusi hewan qurban itu adalah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar.
Ketua KBIHU Kodam Hasanuddin, Mujahir dikonfirmasi, Selasa sore tadi mengakui, tahun ini pihaknya menyiapkan 85 ekor sapi qurban. Hewan qurban ini berasal dari 300 jemaah haji, baik dari KBIHU Wiratama--setia hingga akhir--, maupun KBIHU lainnya di kota yang kini dipimpin Walikota Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham ini.
“Bahkan, selain Makassar, ada salah satu kabupaten di Sulsel juga bergabung melakukan DAM di Makassar ini,” tuturnya melalui jaringan celuler.
Menjawab pertanyaan mengapa memberi kepercayaan ke BAZNAS Kota Makassar, untuk mengeksekusi ke-85 sapi qurban jemaah haji, Mujahir menilai, BAZNAS Kota Makassar di bawah kepemimpinan HM.Ashar Tamanggong dan empat pimpinan lainnya memberi warna begitu baik bagi perjalanan lembaga pemerintah nonstruktural beralamat di Jalan Teduh Bersinar No 5 tersebut.
Di sisi lain, jelas Muhajir, tahun ini pemerintah membuka peluang pelaksanaan DAM di Tanah Air. Peluang tersebut tersirat dalam surat edaran yang menyebut secara tegas, “Pelaksanaan DAM di Tanah Air dapat dilakukan melalui BAZNAS, Lembaga Amil Zakat (LAZ), organisasi keagamaan Islam, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), maupun secara mandiri oleh Jemaah.
“Begitu bunyi salah satu poin dalam surat edaran tersebut yang ditandatangani oleh Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Puji Raharjo,” tuturnya.
Sebelum menutup pernyataannya, Muhajir juga mengakui KBIHU Makassar sangat menaruh kepercayaan kepada BAZNAS Makassar lantaran transparan, akuntabel, dan profesional.
Dikonfirmasi terpisah, Ketua Forum Komunikasi KBIHU Sulawesi Selatan, Guntur Mas’ud mengemukakan, pelaksanaan pemotongan hewan qurban di tanah air, salah satunya di Makassar merupakan langkah awal yang tepat sasaran.
Sebab, jelasnya, meski pemotongan qurban di tanah suci, namun dagingnya selain dibagikan kepada fakir miskin di sana, juga sisanya dikirim ke negara asal jemaah haji, termasuk negara negara miskin.
Selama ini, jelasnya, kementerian haji mengeluarkan keputusan, sekaligus menginstruksikan kepada jemaah, melaksanakan dam dan qurban bagi jemaah haji di tanah suci melalui proyek Adahi—satu satunya mekanisme resmi, sah, dan legal dalam penyembelihan hewan selama musim haji. Proyek Adahi ini dikelola oleh Al-Hay’ah Al-Malikiyyah li Mad?nat Makkah wal-Masy??ir al-Muqaddasah.
“Nah, pemotongan hewan qurban yang begitu banyak di tanah suci, kemudian nantinya dikirim kembali ke negara asal jemaah haji, maka para ulama dan pemerintah Arab, termasuk negara negara asal jemaah haji melakukan musyawarah. Hasilnya mereka sepakat agar pelaksanaan qurban khusus DAM di negara asal jamaah haji,” ringkas Guntur Mas’ud.
Menurutnya saat ini, PPIH Arab Saudi menetapkan dua skema pelaksanaan dam, dan qurban untuk jemaah Indonesia. Yaitu, penyembelihan di Tanah Suci, dan di tanah air. “Bagi jemaah yang mengikuti pendapat ulama yang membolehkan penyembelihan dam dilakukan di luar Tanah Suci, pelaksanaannya dapat dilakukan di Indonesia melalui BAZNAS,’ urainya.
Sebelum menutup pernyataannya, Guntur Mas’ud mengakui, pilihan kepada BAZNAS Makassar sangat beralasan. Pasalnya, selain ada HM.Ashar Tamanggong bersama jajarannya yang memiliki pengalaman, juga punya keahlian, sekaligus punya pertanggungjawaban yang lebih baik.
“Bagi kita di Indonesia, termasuk di Sulawesi Selatan, dan Makassar, ini merupakan hal baru, sehingga perlu kehati hatian dalam pengelolaannya. Dan, di sisi lain harus diperjuangkan bersama sama agar bermanfaat sesuai peruntukannya. Tetapi, bagi kami BAZNAS Makassar sangat tepat,” urainya, seraya menambahkan, memilih BAZNAS Makassar lantaran merupakan salah satu lembaga sosial yang berada di bawah naungan pemerintah.
Ketua BAZNAS Kota Makassar, Dr.HM.Ashar Tamanggong menyambut baik pilihan KBIHU Kota Makassar dan Sulawesi Selatan tersebut. “Tentunya, kami menyambut baik. Makanya, hari ini kami melakukan pertemuan dengan pihak Rumah Potong Hewan (RPH) Makassar, diwakili Pak Wahyuddin Kasim” tuturnya didampingi Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Makassar, Ahmad Taslim dan Kabag I, Kabag II, Kabag III, dan Kabag IV (Darmawati, Nabil Salim, Badan Awan, dan Fitri Ramly). (din pattisahusiwa/tim media baznas kota makassar).
Berita Lainnya
Walikota Makassar Munafri Arifuddin Sebut BAZNAS Tangan Kanan Pemerintah Kota
Waka II BAZNAS Makassar Serahkan Makan Pagi kepada Korban Kebakaran di Asrama Tentara
Waka I BAZNAS Hadiri Rakor Penguatan Peran Forkopimda Wujudkan Kota Makassar yang aman
Air Mengering, BAZNAS Makassar Sediakan Air Bersih bagi 281 Warga Lorong Salekoa
Ketua BAZNAS Makassar Bedah Zakat Profesi di Maulid Nabi Jajaran Polres Pelabuhan
BAZNAS Perluas Jangkauan Pengumpulan ZIS di Dinas Pendidikan Makassar
Ketua BAZNAS, Walikota Makassar, Ulama, dan Ormas Islam Shalat Istisqa
Jajaran BAZNAS Makassar Manfaatkan Waktu Libur untuk Menata Taman
Pimpinan BAZNAS Makassar Sebut, Z Coffee Usaha Komersil dengan Misi Kemanusiaan
Z-Coffee BAZNAS Bukan Semata Bisnis, Melainkan Media Pemberdayaan
Sisa Makanan Jangan Jadi Sampah, BAZNAS Makassar Dorong Gerakan Food Bank
Walikota Gagas Makassar Sebagai Kota Filantropi Nasional
BAZNAS-UPZ Masjid Nurul Jihad Gagas Klinik Sehat Tanpa Kasir
Hadiri Pelatihan Instrumen Penilaian Masjid, Wakil Ketua IV BAZNAS Makassar Perlu Perluas Fungsi Masjid
BAZNAS Makassar Mengetuk pintu Langit Melalui Doa di Hari Berkah, Jumat

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Makasar.
Lihat Daftar Rekening →