
Berita Terkini
BAZNAS Makassar Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Program Bank Makanan
Makassar - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar kembali melaksanakan program rutinnya, Bank Makanan, sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat kepedulian sosial dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dhuafa. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 23 Januari 2026, dengan lokasi penyaluran di pemukiman padat penduduk Jl. Borong Raya, Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar.
Program Bank Makanan menyasar warga masyarakat yang membutuhkan di wilayah tersebut, termasuk salah satu lembaga sosial setempat, yakni Panti Asuhan Nurfadillah, yang selama ini turut berperan dalam pengasuhan dan pembinaan anak-anak yatim dan dhuafa. Melalui program ini, BAZNAS Kota Makassar menyalurkan paket makanan siap saji sebagai upaya membantu pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat, khususnya di wilayah dengan tingkat kerentanan sosial yang cukup tinggi.
Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung oleh amil BAZNAS Kota Makassar yang turun ke lapangan untuk memastikan bantuan diterima dengan baik dan tepat sasaran. Kegiatan ini juga didampingi oleh mahasiswa magang Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, sebagai bagian dari pembelajaran lapangan dan penguatan peran generasi muda dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Plh Ketua BAZNAS Kota Makassar, Ahmad Taslim, S.Ag., M.Si, menyampaikan bahwa Program Bank Makanan merupakan salah satu upaya nyata BAZNAS dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat.
“Program Bank Makanan ini merupakan kegiatan rutin BAZNAS Kota Makassar sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan pangan. Melalui penyaluran langsung ke lapangan, kami memastikan bantuan dapat diterima secara tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi warga,” ujarnya.
Program Bank Makanan merupakan agenda rutin BAZNAS Kota Makassar yang dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah untuk kemaslahatan umat. Melalui kegiatan ini, BAZNAS berharap dapat terus hadir di tengah masyarakat, memberikan manfaat nyata, serta memperkuat sinergi antara lembaga zakat, masyarakat, dan kalangan akademisi dalam membangun kepedulian sosial di Kota Makassar.
Ke depan, BAZNAS Kota Makassar berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan program Bank Makanan agar dapat menjangkau lebih banyak wilayah dan penerima manfaat yang membutuhkan di berbagai kecamatan di Kota Makassar.
23/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Makassar
Empat Mahasiswa komunikasi dan Penyiaran Islam UIN PPL di BAZNAS Makassar
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar punya daya tarik tersendiri. Makanya, lembaga pemerintah nonstruktural beralamat di Jalan Teduh Bersinar No 5, Kecamatan Rappocini ini menjadi tempat berstudi begitu banyak lembaga terkait, hingga mahasiswa yang akan mengakhiri studinya di kampus baik negeri maupun swasta.
Empat mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar masing masing Mifta Nurfadila, A.Ella Amelia, Saskia Indah Putri Hasan, dan Nurhidaya mislanya, mulai Senin, 19 Januari menggelar Praktek Pengenalan Lapangan, atau PPL selama 40 hari.
A.Ella Amelia dan Saskia Indah Putri Hasan mengakui, meski di Ibukota Sulawesi Selatan ini terdapat begitu banyak lembaga pemerintah maupun non pemerintah yang dapat dijadikan lokasi ber-PPL, namun pilihannya di BAZNAS Kota Makassar.
Mengapa ke-BAZNAS Makassar, baik A.Ella Amelia,maupun Saski Indah Hasan sama sama menyakini, salah satunya lembaga Amil terpercaya dan amanah di Kota yang kini dipimpin Walikota Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham ini menjadi model untuk memadukan pembelajaran akademis, dengan pengalaman praktis dan praktik profesional.
“Kami berharap BAZNAS Kota Makassar dapat menjembatani dan memperkuat antara pembelajaran akademis dan kenyataan lapangan. Karenanya, kami berempat akan melakukan PPL ini dengan baik dan tekun, sehingga apa yang kami harapkan tergapai,” harap A.Ella Amelia.
A.Ella Amelia menambahkan, dia tiga rekannya ber-PPL di BAZNAS Kota Makassar bukan sekadar check-list akademis, melainkan belajar menyesuaikan teori komunikasi Islam dalam konteks nyata.
“Karena itu, apa yang kami dapatkan dari ber-PPL di BAZNAS Makasasr ini sebagai bekal pengalaman lapangan. Tentunya, pengalaman lapangan inilah kelak,dapat membangun kepercayaan dengan masyarakat, menyesuaikan pesan zakat, infak, dan sedekah dengan budaya lokal, dan tetap memegang nilai-nilai Islam. Dan, yang paling penting, ber-PPL di BAZNAS Makassar juga dapat melatih dirimenjadi penyiar yang tidak hanya pandai, tapi juga peka,” tutup A.Ella Amelia.
Pernyataan senada dikemukakan Saskia Indah Putri Hasan. Dia menambahkan, setelah PPL di BAZNAS dan kembali ke kampus UIN nantinya, bersama rekan rekannya lebih mantap dan penuh semangat melangkah dalam proses penyelesaian studi nantinya.
“Kami tahu bahwa, PPL di BAZNAS Kota Makassar bukan sekadar tuntutan kurikulum, melainkan sebuah panggilan jiwa yang dijawab dengan tekad dan tindakan nyata. Makanya, nantinya, setelah PPL kami tidak saja membawa pulang nilai, melainkan sekaligus membawa juga cerita, inspirasi, dan keyakinan bahwa ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang mengalirkan kebaikan bagi sesama,” jelasnya.
Sebelum mengakhiri pernyataannya, Saskia Indah Putri Hasan menambahkan, bersama tiga rekannyajuga tidak sekadar penambahan poin dalam transkrip nilai, melainkan sebuah pengalaman mendalam yang membentuk sudut pandang.
“Di BAZNAS Makassar ini kami akan melihat langsung bagaimana ilmu yang mereka pelajari di bangku kuliah di UIN Alauddin, tapi bisa menjadi alat yang ampuh untuk menciptakan perubahan nyata di tengah tengah ummat. Dan yang paling penting ber-PPL di BAZNAS Makassar juga memiliki sarat makna. Misalnya, BAZNAS Makassar menjadi menjadi “laboratorium” nyata,” tutup Saskia-sapaan akrabnya.
Dikonfirmasi terpisah, Wakil Ketua IV Bidang Adminitrasi, SDM, dan Umu, BAZNAS Kota Makassar, H.Jurlan Em Saho’as menyambut baik mahasiswa UIN yang ber-PPL.
“Yang pasti pintu BAZNAS Makassar terbuka lebar bagi mahasiswa yang kepingin menimbah ilmu praktis, tentunya yang bersentuhan dengan zakat, infak, dan sedekah.Dan, kami harapkan apa yang nantinya adik adik mahasiswa dapatkan di BAZNAS ini dapat menimbah ilmu sebanyak banyaknya,” tuturnya, seraya menambahkan, saat ini juga ada sejumlah mahasiswa dari kampus Universitas Islam Makassar (UIM) yang melaksanakan kegiatan serupa.
20/01/2026 | Syarifuddin Pattisahusiwa
BAZNAS Makassar - UPZ Masjid Al-Kautsar Serahkan Bantuan Pendidikan dan Modal Usaha
Makassar,
Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Al-Kautsar Citraland Tallasa City, Kelurahan Kapasa, Kecamatan Tamalanrea, berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar menyerahkan bantuan pendidikan bagi siswa dan mahasiswa, termasuk bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM.
Bantuan pendidikan bagi anak kaum dhuafa, dan pelaku UMKM itu diserahkan bersamaan pelaksanaan tablig akbar, sekaligus peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Sabtu, 10 Januari 2026. Hadir menyampaikan tauziah, ulama muda kharismatik, Sholeh Mahmoed, atau biasa disapa Ustaz Solmed.
Bantuan pendidikan diserahkan Ketua BAZNAS Kota Makassar, diwakili Staff Bidang Adminitrasi, Umum, dan SDM, Asrijal Syahruddin, serta lainnya. Khusus, bantuan pendiidikan setiap penerima mendapat dana Rp2,5 juta.
Usai penyerahan bantuan, Asrijal Syahruddin mengakui, sebenarnya bantuan yang diberikan baik kepada siswa, mahasiswa, maupun pelaku UMKM berasal dari Zakat Mall Masjid Al-Kautsar Citraland Tallasa City. Zakat Mall sebanyak Rp108 juta yang diserahkan Ketua Unit Pengumpl Zakat (UPZ) Masjid Al-Kautsar Citraland Tallasa City, Ardiansyah di Kantor BAZNAS Kota Makassar, Jalan Teduh Bersinar No 5, Kecamatan Rappocini, Makassar, Kamis, 18 Desember 2025 lalu.
“Jadi sebenarnya bantuan yang diserahkan BAZNAS Kota Makassar ini berasal dari jamaah Masjid Al-Kautsar Citraland Tallasa City, sebanyak Rp108 juta. Nah, seperti aturan yang ada, UPZ Masjid Al-Kautsar mendapat 70 persen, dengan jumlah Rp75 juta. Dana inilah yang diserahkan berupa bantuan pendidikan dan bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM hari ini,“ tuturnya.
Di bagian lain Asrijal mengemukakan, bantuan yang diberikan sebagai pananda antara BAZNAS Kota Makassar dan takmir Masjid Al-Kautsar Citraland Tallasa City telah menyuarakan sebuah kolaborasi yang lebih dari sekadar serah-terima bantuan.
“Bantuan ini, adalah sebuah peristiwa sinergi, di mana lembaga pengelola zakat nasional bergandeng tangan dengan jantung spiritual komunitas lokal, mengubah masjid bukan sekadar tempat ibadah, melainkan memakmurkan ummat,”tuturnya.
Asrijal yang juga Komandan Baznas Tanggap Bencana (BTB) Kota Makassar itu menambahkan, bantuan pendidikan dan UMKM ini adalah buah dari kepercayaan para muzakki (penyedia zakat) yang menitipkan amanahnya melalui BAZNAS.
“Perlu diingat bahwa, zakat itu bukan sekadar membersihkan harta, tetapi juga membersihkan jalan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Kolaborasi dengan Masjid Al-Kautsar ini memastikan bahwa amanah ini sampai tepat sasaran, menyentuh langsung anak-anak yang menjadi calon penerus bangsa,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua Masjid Al-Kautsar Citraland Tallasa Citu, Dr.Taufan Kurniawan,SE,MM, saat membuka acara dengan suara yang penuh semangat mengatakan, masjid di kompleks elit itu adalah rumah bersama. Dan para penerima bantuan pendidikan adalah aset terbesar ummat Islam di masa datang.
"Hari ini, kita sedang menanamkan sebuah keyakinan bahwa, masa depan para penerima bantuan pendidikan ini cerah, dan tidak ada yang boleh ditinggalkan dalam perjuangan meraih ilmu,” harapnya.
Cahaya Masjid Al-Kautsar siang itu memadukan kehangatan, berlanjut menjadi sinar dalam sanubari setiap anak penerima bantuan—cahaya ilmu yang akan mengakhiri jalan mereka, mengubah takdir, dan membawa mereka menuju pintu gerbang kehidupan yang lebih baik, jauh dari bayang-bayang dhuafa. Sebuah kolaborasi yang tidak hanya membantu, tetapi juga memberdayakan.
Para penerima, khususnya mahasiswa dhuafa, Sabtu hari itu dengan mata berbinar, wajah mereka campur aduk antara rasa ingin tahu dan kegembiraan yang tak terganggu. Padahal, cuaca tidak bersahabat, hujan demikian deras, namun menjadi sejuk terasa hangat dengan kehadiran penerima bantuan untuk menyaksikan babak baru dalam perjalanan pendidikan mereka.
11/01/2026 | Syarifuddin Pattisahusiwa
Agenda Pimpinan

Zawa Funwalk 2025: BAZNAS Hadirkan Produk Mustahik, Bukti Nyata Pemberdayaan Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menghadirkan berbagai produk hasil pemberdayaan mustahik dalam kegiatan Zawa Funwalk 2025 bertema “Berkah Maulid Berdayakan Umat” yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI di kawasan Car Free Day (CFD) Jakarta, Minggu (21/9/2025).
Melalui booth ZCoffee, BAZNAS membagikan 350 cangkir kopi hasil panen petani binaan, serta mendistribusikan 150 paket ZChicken kepada pengunjung sebagai bentuk sosialisasi program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat. Selain itu, BAZNAS juga menyalurkan 100 Paket Logistik Keluarga (PLK) kepada mustahik, berisi bahan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, sarden, dan kornet.
Turut hadir Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA, jajaran Pimpinan BAZNAS RI Prof. Ir. H. Muhamad Nadratuzzaman Hosen, MS.MEc ,Ph.D., Saidah Sakwan MA, KH. Achmad Sudrajat, Lc, M.A. CFRM., Dirjen Bimas Islam Kemenag RI Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag., beserta jajaran.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, menekankan, penguatan zakat dan wakaf akan memberi dampak signifikan terhadap pengentasan kemiskinan.
“Apalagi nanti kalau zakat wakaf itu sudah berdaya, maka sudah tidak ada lagi orang-orang miskin di Indonesia,” ungkapnya.
Menurutnya, penguatan zakat dan wakaf bukan hanya kewajiban keagamaan, melainkan juga strategi pemberdayaan ekonomi umat. “Insya Allah ke depan bapak-ibu sekalian, carilah kiat-kiat bagaimana menampung zakat, bagaimana menampung wakaf produktif ini,” kata Menag.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menegaskan bahwa partisipasi BAZNAS dalam kegiatan ini bukan sekadar memeriahkan acara, melainkan menjadi bagian dari syiar zakat yang berdampak nyata.
“Kami ingin menunjukkan bahwa zakat bukan hanya ibadah personal, tetapi juga instrumen sosial dan ekonomi yang memberdayakan. Produk-produk yang kami bawa ke CFD ini adalah hasil dari proses panjang pembinaan mustahik,” ujar Kiai Noor.
Menurutnya, Zawa Funwalk menjadi ruang strategis untuk mengenalkan zakat dan wakaf dalam format yang dekat dengan masyarakat, sekaligus mengedukasi publik tentang pentingnya mendukung gerakan zakat produktif.
"Melalui kegiatan ini, syiar zakat dan wakaf diharapkan semakin meluas di tengah dan dapat menjadi penggerak tumbuhnya kesadaran berzakat di kalangan masyarakat Indonesia," ucap Kiai Noor.
Zawa Funwalk 2025 yang diinisiasi oleh Kementerian Agama RI ini menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari hiburan Islami, talkshow edukatif, hingga pameran produk-produk berbasis zakat dan wakaf. Kegiatan yang dihadiri 1.400 peserta ini juga menjadi rangkaian dari peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw 1447 H/2026 M.
22-09-2025 | Humas BAZNAS Kota Makassar

BAZNAS dan IDEF Jalin Kerja Sama Strategis untuk Penguatan Ekonomi Syariah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melakukan kerja sama dengan Yayasan Lembaga Pengembangan Ekonomi dan Keuangan (IDEF) dalam rangka memperkuat pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.
Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara kedua pihak yang dilaksanakan dalam rangkaian acara Tasyakuran Milad Satu Tahun Center for Sharia Economic Development (CSED) di Gedung Nurcholish Madjid, Universitas Paramadina, Jakarta Timur, Kamis (18/9/2025).
Turut hadir Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum, jajaran Pimpinan BAZNAS RI, Rektor Universitas Paramadina Prof. Didik J. Rachbini, Ketua CSED-INDEF Prof. Nur Hidayah, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI Prof. Waryono Abdul Ghofur, Pendiri IDEF Fadhil Hasan, Direktur KNEKS, para akademisi, dan peneliti.
Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menegaskan, kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam menjadikan zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat.
“BAZNAS berkomitmen menjadikan zakat bukan hanya sebagai kewajiban ibadah, tetapi juga sebagai instrumen ekonomi yang mampu menumbuhkan kesejahteraan masyarakat. Kolaborasi dengan IDEF akan memperluas langkah strategis ini,” ujar Kiai Noor.
Kiai Noor menambahkan, sinergi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan dan keuangan, menjadi kunci dalam menghadapi tantangan ekonomi global.
“Peningkatan kapasitas ekonomi syariah memerlukan kerja sama lintas sektor. Universitas, lembaga keuangan, dan BAZNAS dapat saling melengkapi,” ungkapnya.
Menurutnya, “Keterlibatan banyak pihak menjadi modal penting dalam memperkuat gerakan ekonomi syariah. Inilah yang membuat BAZNAS semakin siap menghadapi dinamika global.”
Kiai Noor berharap, kolaborasi strategis ini mampu memperluas dampak zakat dalam menjawab tantangan ekonomi masa depan.
Sementara itu, Prof. Didik J. Rachbini menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam memperkuat literasi dan riset ekonomi syariah.
“Universitas memiliki peran strategis sebagai pusat riset. Melalui sinergi dengan BAZNAS dan IDEF, kami ingin mendorong inovasi kebijakan yang adaptif dan berdampak langsung pada masyarakat,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Pendiri IDEF Fadhil Hasan berharap kerja sama ini menghasilkan program konkret yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kami ingin memastikan MOU ini memberi manfaat nyata. Fokus kami adalah menghadirkan solusi ekonomi syariah yang bisa dirasakan langsung oleh umat,” jelasnya.
19-09-2025 | Badal Awan

Kolaborasi BAZNAS RI dan Kemenko PM Wujudkan 1.001 Titik Pemberdayaan Berbasis Kawasan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui program Zmart, turut mendukung peluncuran Aktivasi 1.001 Titik Program Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Kawasan se-Nusantara yang diinisiasi Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM), yang resmi dimulai di Kawasan Produksi Widuri, Kendal, Jawa Tengah, Rabu (17/9/2025).Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Pemerintah yang dikoordinasikan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat dalam rangka memperkuat pemberdayaan masyarakat berbasis kawasan di seluruh Indonesia. Acara tersebut dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Dr. (H.C.) Muhaimin Iskandar, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, Bupati Kendal Hj. Dyah Kartika Permanasari, S.E., M.M., Deputi II Kemenko PM Prof. Dr. Ir. R. Nunung Nuryartono, M.Si., Kepala Divisi Penguatan Pendistribusiaan dan Pedayagunaan BAZNAS Provinsi, Kab/Kota Iqbal Rachmat, serta sejumlah perwakilan lembaga mitra.Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menegaskan komitmen BAZNAS untuk mendukung penuh program pemerintah dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat berbasis Kawasan, termasuk Program Aktivasi 1.001 Titik Program Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Kawasan se-Nusantara. Ia menambahkan, dalam implementasinya terdapat tujuh mitra strategis yang berkontribusi, termasuk BAZNAS. “Partisipasi BAZNAS dalam program ini difokuskan pada penguatan ekonomi mustahik melalui Program ZMart, yang tidak hanya memberi modal usaha, tetapi juga pendampingan berkelanjutan," jelas Kiai Noor.“BAZNAS percaya bahwa zakat memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak perubahan sosial-ekonomi. Kami berharap, langkah ini menjadi penguat ekonomi masyarakat dan berkontribusi terhadap pencapaian tujuan pembangunan nasional,” ujarnya.Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS, lembaga filantropi, dan para penggerak kawasan yang telah berperan aktif menghidupkan ekosistem pemberdayaan desa."Keberhasilan tidak mungkin dicapai tanpa membangun ekosistem kolaborasi yang produktif secara terus-menerus. Apa yang kita jadikan pilot project hari ini merupakan pematangan dari seluruh rangkaian perjuangan, baik yang dilakukan pemerintah maupun non-pemerintah,” kata Muhaimin.Ia menambahkan, kerja sama lintas sektor menjadi bukti nyata lahirnya kolaborasi produktif dalam pemberdayaan masyarakat desa. "Inilah ekosistem yang harus terus kita bangun bersama,” ujarnya.Sebagai Menko PM, Muhaimin menegaskan kesiapannya mendukung seluruh gerakan pemberdayaan yang melibatkan berbagai pihak. “Harapan kita, ekosistem pemberdayaan ini dapat tumbuh dan berkembang di masyarakat desa, memberikan manfaat yang berkelanjutan,” ucapnya.Zmart BAZNAS adalah program pemberdayaan ekonomi yang dikembangkan BAZNAS untuk meningkatkan skala usaha warung dan toko kecil milik mustahik (penerima zakat), dengan memberikan modal, pendampingan, dan pelatihan agar usaha mustahik dapat berkembang, meningkatkan pendapatan, dan pada akhirnya bisa menjadi muzaki (pemberi zakat).
18-09-2025 | Badal Awan
Berita Pendistribusian

BAZNAS RI Siapkan 41 Truk Kontainer Bantuan Kebutuhan Pokok untuk Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan lembaga kemanusiaan Mesir, Bait Zakat Wa As-Shadaqat dan Sunnah Al Hayyah, mengirimkan 41 truk kontainer berisi 45.000 karton paket bantuan kemanusiaan untuk masyarakat Palestina.Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengatakan,bBantuan tersebut terdiri dari kebutuhan pokok seperti mi, beras, kacang, keju, tuna kaleng, biskuit, jus kotak, tepung, saus, dan kurma. Melalui Bait Zakat Wa As-Shadaqat, BAZNAS mengirimkan 30 truk kontainer, sementara melalui Sunnah Al Hayyah juga disiapkan 11 truk kontainer. Sehingga total bantuan yang diberikan sebanyak 41 truk.Kiai Noor menyampaikan, pihaknya menyambut baik gencatan senjata antara Palestina dan Israel. Hal ini mendorong BAZNAS untuk segera mempersiapkan pengiriman bantuan kebutuhan pokok ke Gaza.“Alhamdulillah kita sedang menyiapkan paket bantuan untuk rakyat Palestina. Kita menyadari bahwa ujian yang mereka hadapi sangatlah berat, namun kita juga meyakini bahwa dengan kebersamaan, doa, dan ikhtiar, kita dapat meringankan penderitaan mereka,” ujar Kiai Noor di Jakarta beberapa waktu lalu.Dia mengatakan, dalam menjaga komitmen dalam membantu rakyat Palestina, BAZNAS RI telah menandatangani MoU dengan UNRWA, JHCO, dan KHCF. Karenanya, selain menyalurkan bantuan makanan, BAZNAS RI juga berencana membantu pembangunan kembali fasilitas umum yang rusak akibat perang, seperti rumah sakit dan sekolah.“Kami berharap dengan memperluas jaringan kerja sama ini akan mempermudah penyaluran bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina,” kata Kiai Noor.Kiai Noor menambahkan hingga saat ini BAZNAS RI telah menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp120 miliar untuk masyarakat Palestina, dengan jumlah penerima manfaat mencapai 407.350 orang dan terus bertambah.“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Indonesia atas kepercayaan dan kepedulian yang telah diberikan. Semoga Allah Swt membalas kebaikan ini dengan keberkahan yang berlipat ganda, serta menjadikan amal ini sebagai penolong kita di dunia dan akhirat,” katanya.Wakil Ketua BAZNAS RI sekaligus Ketua Satgas Palestina, H. Mokhamad Mahdum, MIDEC, AK, CA, CPA, CWM, CGRCOP, GRCE, CHRP, menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini telah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar RI di Mesir.“BAZNAS RI juga masih tetap membuka Infak Kemanusiaan bagi masyarakat Indonesia yang ingin menyalurkan keprihatinannya kepada Palestina, apa lagi saat ini juga kita akan segera memasuki bulan Ramadhan,” ucap Mo Mahdum.
30/01/2025 | Badal Awan

BAZNAS Makassar Dampingi dan Monitoring Pengembangan Bantuan Usaha UMKM
Dalam upaya memperkuat dampak positif bantuan yang diberikan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar melaksanakan kegiatan pendampingan dan monitoring serta evaluasi (monev) terhadap penerima manfaat program bantuan UMKM. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bantuan yang diberikan dapat dioptimalkan dan berdampak signifikan terhadap peningkatan usaha serta kesejahteraan para penerima manfaat.
Kegiatan pendampingan dan monev ini dilaksanakan secara berkala dengan melibatkan tim pendamping BAZNAS Kota Makassar yang telah memiliki keahlian di bidang pemberdayaan ekonomi. Proses ini mencakup berbagai aspek, mulai dari pengelolaan keuangan usaha, strategi pemasaran, hingga pengembangan produk. Selain itu, BAZNAS juga memberikan pelatihan dan konsultasi guna mendukung pertumbuhan usaha penerima manfaat.
Wakil Ketua II BAZNAS, Bapak H. Syahruddin Mayang, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mengoptimalkan dana zakat untuk pemberdayaan ekonomi umat. “Melalui pendampingan dan monev ini, kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah zakat yang disalurkan dapat benar-benar membantu penerima manfaat dalam meningkatkan taraf hidupnya. Kami juga terus mendorong penerima bantuan untuk menjadi mandiri dan berkembang lebih baik ke depannya,” ujar H. Syahruddin Mayang.
Salah satu penerima manfaat, Muktabar Matammeng, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada BAZNAS atas pendampingan yang diberikan. “Bantuan dan pendampingan dari BAZNAS sangat membantu saya dalam mengelola usaha. Sekarang saya lebih memahami cara mengatur keuangan usaha dan meningkatkan pemasaran produk,” ujar Muktabar Matammeng.
Dengan adanya kegiatan ini, BAZNAS Kota Makassar berharap dapat menciptakan ekosistem pemberdayaan yang berkelanjutan bagi pelaku UMKM. Tidak hanya memberikan bantuan modal, tetapi juga membangun kapasitas penerima manfaat agar mampu menghadapi tantangan dalam mengembangkan usahanya. Ke depan, BAZNAS berkomitmen untuk terus melakukan inovasi program pemberdayaan yang berdampak luas bagi masyarakat.
13/12/2024 | Astin Setiawan

BAZNAS Makassar Salurkan Makanan Bergizi di Kampung Pemulung
[Makassar, 22/11/2024] – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat prasejahtera, BAZNAS Kota Makassar kembali menyalurkan bantuan makanan kepada kaum dhuafa di wilayah perkampungan pemulung. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk mendukung kesejahteraan masyarakat kurang mampu.
Pada kesempatan kali ini, sebanyak 150 paket makanan didistribusikan kepada penerima manfaat. Bantuan pangan ini berupa makanan bergizi yang diharapkan dapat memenuhi nutrisi warga serta meringankan kebutuhan pangan.
"Kami sangat bersyukur dapat berbagi kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. Semoga bantuan ini menjadi berkah dan memberikan manfaat nyata bagi mereka," ujar bapak Abd. Jurlan, Pimpinan BAZNAS Kota Makassar, dalam sambutannya.
Kegiatan pembagian ini merupakan donatur dari para muzaki dan munfik BAZNAS Kota Makassar yang rutin disalurkan setiap pekan sebagai program sedekah jumat dimana BAZNAS Kota Makassar sebagai perpanjangan tangan dari para donatur yang ingin berbagi kebaikan.
22/11/2024 | Astin Setiawan
Artikel Terbaru
Mengoptimalkan Sedekah untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
.
Sedekah biasanya diartikan oleh kebanyakan masyarakat adalah pemberian uang atau makanan kepada pengemis di jalan. Sejatinya definisi sedekah tidak sesempit itu sebagaimana dijelaskan dalam Al-Quran :
Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah, baik laki-laki maupun perempuan, dan meminjamkan (kepada) Allah pinjaman yang baik, akan dilipatgandakan (balasannya) kepada mereka dan baginya (diberikan) ganjaran yang sangat mulia (surga).
[Qs Al-Hadid ayat 18].
.
Maka dari pada itu kita bisa memaknai sedekah dengan lebih luas, ia bukan hanya sekedar membantu sesaat tetapi bisa menjadi solusi dalam kurangnya kesejahteraan sosial bagi masyarakat dan juga bisa menjadi bekal besar kita di akhirat kelak.
Cara Mengoptimalkan Sedekah
Ada beberapa cara yang bis kita lakukan untuk menyalurkan atau memberikan sedekah agar apa yang kita berikan tidak hilang atau habis dalam sekejap sehingga menjadi bantuan jangka panjang :
Salurkan lewat lembaga pengelola sedekah
Menyalurkan sedekah lewat lembaga yang terpercaya bisa menjadi bantuan jangka panjang bagi masyarakat. Karna biasanya lembaga pengelola sedekah memiliki program kerja yang lebih jelas, misalnya bantuan dana pendidikan, bantuan pengusaha, bantuan perjalanan bagi musafir maupun bantuan kesehatan. Dengan begitu sedekah yang kita berikan baik jumlahnya sedikit ataupun banyak akan terpakai dengan jelas dan tidak tercecer.
Fokus kepada pemberdayaan
Memberikan sedekah tidak terbatas sampai kepada pengemis di jalan saja tetapi kita juga bisa membantu dalam pemberdayaan terkhusus misalnya, memberikan modal kepada pengusaha-pengusaha kecil, membelikan peralatan kerja, dan pelatihan keterampilan. Sehingga mereka tidak terus bergantung terhadap bantuan tapi akan bangkit bahkan dapat membantu orang lain.
Upaya jangka panjang
Jika kita ingin melihat dampak jangka panjang sedekah yang kita berikan akan berkesinambungan. Bukan hanya secara instan tapi menjadi bekal dimasa depan yaitu dengan cara menyalurkan bantuan sedekah berupa bantuan pendidikan kepada anak yatim, bantuan kesehatan gratis dan pelatihan keterampilan kerja bagi pemuda pemudi.
Menggunakan teknologi
Kita hidup di zaman modern atau era digital, teknologi banyak berperan penting salah satunya dapat membantu kita dalam menyalurkan sedekah, banyak platform aplikasi yang menyediakan layanan sedekah secara cepat, instan dan teratur. Donatur dapat memilih jenis bantuan yang ingin diberikan misalnya bantuan kesehatan, bantuan pendidikan, bantuan bencana dan bantun mesjid. Dan laporan bantuan dapat dipantau sehingga kita lebih tenang dan percaya.
.
Manfaat melakukan sedekah
Ketika kita melakukan sedekah banyak sekali manfaat luar biasa yang bisa kita lihat misalnya, orang yang miskin dapat buka usaha kecil-kecilan, anak-anak kurang mampu dapat melanjutkan pendidikan, banyak fasilitas umum bisa kita gunakan. Sedekah pun berubah dari yang hanya memberi bantuan menjadi manfaat bagi sosial serta menciptakan senyuman di kalangan masyarakat.
23/09/2025 | Aqsa (mahasiswa UIN Alauddin Makassar)
Amalan Sebelum Tidur Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW
Amalan sebelum tidur yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah Muhammad SAW dapat membantu kita mendapatkan tidur yang berkualitas, ketenangan jiwa, dan keberkahan hidup. Berikut beberapa amalan yang dianjurkan:
.
Amalan Sebelum Tidur
.
Membaca Doa Sebelum Tidur
"Allahumma bismika ahya wa bismika amut" yang artinya "Ya Allah, dengan nama-Mu aku hidup dan dengan nama-Mu aku mati" (HR. Bukhari).
Doa lain yang dapat dibaca adalah "Bismika Allahumma amuutu wa ahyaa" yang berarti "Dengan nama-Mu ya Allah, aku hidup dan aku mati".
.
Berwudhu Sebelum Tidur
Berwudhu sebelum tidur dapat membersihkan tubuh dari hadas kecil dan memberikan rasa tenang.
Rasulullah SAW bersabda, "Jika kamu hendak tidur, maka berwudhulah seperti wudhumu untuk salat" (HR. Bukhari dan Muslim).
.
Tidur di Sisi Kanan
Tidur dengan posisi miring ke kanan dapat melancarkan pernapasan dan menjaga fungsi organ tubuh. Rasulullah SAW bersabda, "Berbaringlah pada sisi kananmu" (HR. Bukhari).
.
Membersihkan Tempat Tidur
Membersihkan tempat tidur sebelum tidur dapat dilakukan dengan mengibaskan kain sambil mengucapkan "Bismillah". Rasulullah SAW mengajarkan untuk membersihkan tempat tidur sebelum digunakan (HR. Bukhari dan Muslim).
.
Membaca Surah Al-Mulk dan Ayat Kursi
Membaca Surah Al-Mulk dapat melindungi dari siksa kubur, sedangkan membaca Ayat Kursi dapat memberikan perlindungan dari Allah SWT.
Rasulullah SAW bersabda, "Surah Al-Mulk adalah pelindung dari siksa kubur" (HR. Tirmidzi).
.
Membaca Tiga Surat Pendek
Membaca Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas sebelum tidur dapat memberikan ketenangan dan perlindungan. Rasulullah SAW selalu membaca ketiga surah ini sebelum tidur (HR. Bukhari No. 5017).
.
Mengingat Allah dengan Zikir
Berdzikir sebelum tidur dapat menenangkan hati dan memberikan ketenangan.
Contoh zikir yang dapat dibaca adalah "Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar".
.
Mengatur Niat untuk Shalat Subuh
Mengatur niat untuk bangun tepat waktu untuk melaksanakan shalat Subuh dapat membantu kita mendapatkan pahala dan keberkahan.
.
Memperbanyak Istighfar
Memperbanyak istighfar sebelum tidur dapat membantu kita memohon ampun kepada Allah SWT dan mendapatkan ketenangan jiwa.
.
Dengan mengamalkan amalan-amalan ini, kita dapat mendapatkan tidur yang berkualitas, ketenangan jiwa, dan keberkahan hidup. Selain itu, kita juga dapat meningkatkan kualitas hidup kita sebagai hamba-Nya dengan mengikuti tuntunan Rasulullah SAW.
22/09/2025 | Badal Awan
Tips Mengelola Penghasilan Bulanan
Berikut adalah penjelasan lebih lanjut untuk masing-masing item dalam tips mengelola gaji yang memuat sedekah:
.
1. Tentukan Prioritas dan Anggaran
Tentukan apa yang paling penting untuk Anda dan keluarga, seperti kebutuhan pokok, tagihan, dan kebutuhan sekunder.
Buat rencana keuangan bulanan yang mencakup semua kebutuhan dan prioritas Anda. Pastikan untuk memasukkan sedekah sebagai bagian dari anggaran Anda.
.
2. Alokasikan Dana Sedekah
Sisihkan dana untuk sedekah sebagai bagian dari anggaran Anda. Anda dapat menentukan persentase tertentu dari penghasilan Anda untuk disedekahkan.
Pastikan sedekah menjadi prioritas dalam anggaran Anda, sehingga Anda tidak lupa untuk menyisihkan dana untuk sedekah.
.
3. Kontrol Pengeluaran
Catat setiap pengeluaran Anda untuk memantau dan mengontrol keuangan. Ini akan membantu Anda mengidentifikasi area penghematan dan membuat keputusan keuangan yang lebih bijak.
Evaluasi pengeluaran bulanan Anda untuk memastikan bahwa Anda tidak melebihi anggaran yang telah ditentukan.
.
4. Investasi dan Tabungan
Sisihkan dana untuk investasi yang menguntungkan dan sesuai dengan profil risiko Anda. Investasi dapat membantu Anda mencapai tujuan keuangan jangka panjang.
Sisihkan dana untuk tabungan guna mencapai tujuan keuangan jangka pendek dan panjang. Tabungan dapat membantu Anda menghadapi kebutuhan keuangan yang tidak terduga.
.
5. Sedekah sebagai Bagian dari Keuangan
Sedekah bukan hanya tentang memberi uang, tapi juga tentang membantu orang lain. Anda dapat menyisihkan waktu dan sumber daya untuk membantu orang lain.
Sedekah dapat membantu Anda merasa lebih bahagia dan puas, serta membantu orang lain yang membutuhkan.
.
6. Manfaatkan Teknologi
Gunakan aplikasi keuangan untuk memantau pengeluaran dan mengelola anggaran. Aplikasi keuangan dapat membantu Anda membuat keputusan keuangan yang lebih bijak.
Manfaatkan fitur pengingat tagihan untuk membayar tagihan tepat waktu dan menghindari keterlambatan.
.
Dengan memahami dan menerapkan item-item di atas, Anda dapat mengelola gaji dengan bijak dan memasukkan sedekah sebagai bagian dari keuangan Anda.
22/09/2025 | Badal Awan
BAZNAS TV
Bantuan Kita untuk Palestina Siap Masuk ke Gaza
Penulis: Badal Awan
Kupas Tuntas Tentang Zakat
Penulis: Badal Awan

