BAZNAS Makassar Sebut Sehat Indonesia Memutus Rantai Kemiskinan
18/07/2026 | Penulis: Syarifuddin Pattisahusiwa
Suasana Talkshow
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar melihat, kesehatan bukanlah sekedar kondisi fisik yang bebas dari penyakit, melainkan sehat dalam arti luas. Diantaranya sehat ekonomi, sehat pendidikan, hukum, dan lainnya. Indonesia yang sehat, tidak akan terwujud tanpa masyarakat yang memiliki kesadaran holistik antara menjaga fisik dan menjaga ketenangan batin.
“Salam Sehat Indonesia” bukan lagi sekedar slogan, melainkan doa yang dipanjatkan bersama, serta komitmen nyata untuk mulai memperbaiki pola kehidupan dari skala terkecil—yaitu diri sendiri dan keluarga.
Untuk maksud itu, sebuah energi positif yang berasal dari Masjid Al-Markaz Al-Islami, Sabtu, 18 Juli bada shalat Isya malam ini. Di masjid megah ini, Wahdah Islamiah Indonesia Kota Makassar menggelar Talkshow bertemakan “Salam Sehat Indonesia”.
Tiga pimpinan BAZNAS yakni, Wakil Ketua I (Yusran Sofyan, SE, S.Kom, M.Si), Wakil Ketua III (H.Ahyar Amnur,S.Pd, M.Pd), dan Wakil Ketua IV (Prof.Dr.Yusriani, S.KM, M.Kes) pun hadir. Turut mendampingi Kabag I (Badal Awan), dan dua tim media Asrijal Syahruddin dan Syarifuddin Pattisahusiwa.
Kehadiran ketiga pimpinan lembaga pemerintah nonstruktural beralamat di Jalan Teduh Bersinar No 5 Makassar di tengah tengah Talkshow yang menghadirkan Prof. Dr.H.Muammar Bakry, Lc, M.Ag, Prof. Dr.Abdul Hamid Habbe, dan Prof. Bustari. Hadir pula Wakil Ketua DPD-RI, Tamsil Linrung, serta Ketua Umum DPP Wahdah Islamiah Dr.KH.Muh.Zaitun Rasmin,Lc,MA dan Ketua Harian Dr.H.Rahmat Abdurrahman,Lc,MA merupakan langkah tepat.
Pasalnya, talkshow yang diadakan dalam kaitan pelaksanaan Muktamar V Wahdah Islamiah, Agustus mendatang di Jakarta, tidak semata-mata panggung diskusi kesehatan biasa, melainkan pertemuan antara ilmu medis yang presisi, dengan nilai-nilai spiritual yang menenangkan jiwa.
“Salam Sehat Indonesia” bukan lagi sekadar slogan, melainkan doa yang dipanjatkan bersama, serta komitmen nyata untuk mulai memperbaiki pola hidup dari skala terkecil—yaitu diri sendiri dan keluarga,” tutur Prof.Yusriani.
Menurutnya, dalam pandangan BAZNAS Makassar, “Sehat Indonesia” adalah sebuah ikhtiar kolektif, dan Indonesia sehat adalah Indonesia yang kolaboratif untuk memutus rantai kemiskinan melalui pintu kesehatan. Artinya, kegiatan akbar ini sekaligus merupakan cerminan membentuk masyarakat yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara fisik dan spiritual.
Apalagi, BAZNAS Makassar memahami dengan jeli bahwa, kemiskinan dan kesehatan adalah dua sisi mata uang yang saling memberi arti. Seseorang yang sakit, misalnya, tidak bisa bekerja, dan mereka yang tidak punya biaya berobat akan jatuh lebih dalam jurang kemiskinan.
Berita Lainnya
BAZNAS-UPZ Masjid Nurul Jihad Gagas Klinik Sehat Tanpa Kasir
BAZNAS Serahkan Bantuan Pendidikan dan UMKM di Maulid Bersama Kemenag
BAZNAS Makassar Mengetuk pintu Langit Melalui Doa di Hari Berkah, Jumat
Sisa Makanan Jangan Jadi Sampah, BAZNAS Makassar Dorong Gerakan Food Bank
Walikota dan BAZNAS Beri Senyum Mustahik di Maulid Akbar Pesisir
Walikota Gagas Makassar Sebagai Kota Filantropi Nasional
Ketua BAZNAS Makassar Urai Lima Program Unggulan di Peringatan Maulid Nabi MDIA Bontoala
Waka I BAZNAS Hadiri Rakor Penguatan Peran Forkopimda Wujudkan Kota Makassar yang aman
Pimpinan BAZNAS Makassar Sebut, Z Coffee Usaha Komersil dengan Misi Kemanusiaan
Meski Mendapat Apresisasi dari Walikota, Namun Ketua BAZNAS Sebut Kerja Belum Apa apa
Z-Coffee BAZNAS Bukan Semata Bisnis, Melainkan Media Pemberdayaan
Hadiri Pelatihan Instrumen Penilaian Masjid, Wakil Ketua IV BAZNAS Makassar Perlu Perluas Fungsi Masjid
Air Mengering, BAZNAS Makassar Sediakan Air Bersih bagi 281 Warga Lorong Salekoa
Jajaran BAZNAS Makassar Manfaatkan Waktu Libur untuk Menata Taman
Ketua BAZNAS Makassar Apresiasi Penerapan Ganjil-Genap untuk Pengisian BBM di SPBU

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Makasar.
Lihat Daftar Rekening →