Ketua BAZNAS Parepare Meninggal, Ketua BAZNAS Makassar Haturkan Belasungkawa
21/11/2025 | Penulis: Syarifuddin Pattisahusiwa
Player duka Keyua BAZNAS Parepare
Ketua Badan Amil Zakat Naisonal (BAZNAS) Kota Parepare, Dr.Saiful,S.Sos,I, M.Pd meninggal dunia, Jumat, 21 November 2025. Kabar duka itu menusuk relung hati pengemban amanah zakat di seluruh Sulawesi Selatan. Meninggalnya Dr.Saiful meninggalkan jejak petualangan yang tak akan lekang oleh waktu, dan menyisakan kegelapan yang mendalam di tengah-tengah barisan lembaga pemerintah nonstruktural di Kota Niaga itu.
Ketua BAZNAS Kota Makassar, Dr.HM.Ashar Tamanggong pun merasakan duka. “Sebagai pribadi, maupun keluarga besar BAZNAS Kota Makassar, tentunya kami mengucapkan duka mendalam atas kepergian rekan se-profesi menghadap Sang Khlaik, Allah SWT,” tuturnya.
Dr.HM.Ashar Tamanggong mengakui, sesama pengurus BAZNAS, tentunya memiliki bagian dari ikatan persaudaraan yang terjalin erat dalam satu visi dan misi. Yaitu, mengentaskan kemiskinan dan menyejahterakan umat melalui pengelolaan zakat yang amanah.
“Kami memahami betul beratnya amanah yang diemban almarhum. Kami tahu setiap tetes keringat, setiap tarikan napas, setiap malam yang dihabiskan untuk memikirkan mustahik, untuk menggerakkan muzakki, untuk memastikan setiap sen zakat tersalurkan tepat sasaran, seperti tersirat dalam Al-Qur’an,” jelasnya.
ATM—sapaan akrab dai kondang itu menilai, almarhum Dr.Saiful adalah salah satu teladan di antara sesama pengurus BAZNAS. Dedikasinya tanpa batas, ketulusannya dalam melayani, serta visinya yang tajam dalam mengembangkan BAZNAS Kota Parepare, menjadi obor inspirasi dalam setiap tantangan di medan pelayanan zakat, infak, dan sedekah.
Di bagian lain ATM mengemukakan, menjadi Ketua BAZNAS bukanlah pekerjaan biasa, melainkan sebuah panggilan jiwa, sebuah pengabdian yang menuntut keikhlasan luar biasa. Dan, Almarhum telah menunjukkan itu.
Melalui tangan dinginnya, ribuan mustahik di Kota Parepare merasakan uluran kasih, anak-anak yatim tersenyum ceria karena mendapat pendidikan, kaum dhuafa memperoleh akses kesehatan, dan para pelaku UMKM kecil mendapatkan modal untuk berusaha.
“Warisan terbesarnya bukanlah penghargaan atau piagam, melainkan senyuman kebahagiaan para penerima manfaat zakat, infak, dan sedekah. Itulah Saksi bisu kebaikan dan dedikasinya semasa hidupnya,” urainya.
Sebelum menutup komentarnya, ATM mengaku, kepergian almarhum mengingatkan akan fana-nya kehidupan dunia. Dimana, setiap jabatan adalah titipan, setiap amanah ada batas waktunya, dan setiap perjuangan akan berakhir dengan kembali kepada-Nya.
“Meski begitu, saya mengingatkan bahwa estafet perjuangan tidak boleh berhenti. Obor yang kini dipegang oleh almarhum harus terus menyala, bahkan harus semakin terang benderang di tangan penerus BAZNAS di Parepare,” tutup ATM.
Berita Lainnya
Anaknya Disunat Gratis, Penjual Kue Berterima Kasih ke BAZNAS Makassar
10 Mahasiswa Prodi Hukum Ekonomi Syariah UMI PKL di BAZNAS Makassar
Langkah Kolaboratif BAZNAS Makassar dan Satpol-PP
Waka III BAZNAS Makassar : Koperasi bagi Mustahik Sangat MULIA
BAZNAS Makassar Bantu Muh Al Indra Wahyudi, anak Tukang Cukur Kuliah di Taif University Arab Saudi
BAZNAS Makassar Serahkan Beasiswa bagi Chairil Azwar, Penghafal Al-Quran 30 Juz
Wakil Ketua IV BAZNAS Makassar Ketua Tim Inovasi Pangan Lokal Cegah Stunting di Desa A’bulosibatang Maros
Kejar Optimalisasi Zakat, Pimpinan BAZNAS Makassar Silaturahmi Marathon
BAZNAS dan Dinas Sosial Perkuat Program Pemkot Makassar
Pimpinan BAZNAS-Kakan Kemenag Silaturahmi, Sentil Zakat Profesi
BPJS Ketenagakerjaan Ajak BAZNAS Sosialiasi Zakat bagi 81 Ribu Pekerja Muslim di Makassar
Pimpinan BAZNAS Makassar Silaturahmi ke Kakanwil Haji dan Umroh Sulsel, Kota Makassar dan UPT Asrama Haji
Sambut Hari Merdeka, PMI Sulsel Kolaborasi BAZNAS Makassar Donor Darah Sukarela
BAZNAS Makassar Akui Dai Muda Indonesia Edukator Zakat
Kapolres Pelabuhan Makassar Sambut Baik Harapan BAZNAS Makassar

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Makasar.
Lihat Daftar Rekening →