KH.Ahmad Sudrajat Minta BAZNAS Daerah Menjadi Mitra Strategis Pemerintah
17/09/2025 | Penulis: Syarifuddin Pattisahusiwa
KH.Ajat duduk tengah (jas hitam) dan Ketua BAZNAS Makassar (kanan kacamata)
Keberadaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) harus berada lebih dekat dengan pemerintah, terutama dalam hal pengentasan kemiskinan, kesehatan, stunting, atau program apapun yang berkaitan dengan kaum dhuafa, maka tidak ada pilihan lain, lembaga pemerintah nonstruktural ini wajib menjadi orang pertama dan utama untuk hadir. BAZNAS Makassar telah membuktikan hal itu jauh sebelumnya.
Demikian yang mengemuka saat perbincangan antara Pimpinan BAZNAS-RI, KH. Achmad Sudrajat, Lc. MA. CFRM dengan sejumlah Ketua BAZNAS di antaranya Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan (Dr.dr.H.Kidri Alwi), Ketua BAZNAS Kota Makassar (HM.Ashar Tamanggong), dan Ketua BAZNAS Bulukumba (H.Kamaruddin), di Bantaeng, Sulawesi Selatan, Selasa, 16 September 2025.
KH. Achmad Sudrajat, Lc. MA. CFRM mengemukakan, BAZNAS daerah harus selalu menjadi pendamping utama pemerintah. Setiap pemerintah membutuhkan, maka BAZNAS harus hadir. Kehadiran BAZNAS dalam program pemerintah yang bersentuhan dengan kaum dhuafa.
Pernyataan KH. Achmad Sudrajat, Lc. MA. CFRM, usai uji kelayakan dan kepatutan, atau uji kelayakan dan kepatutan pimpinan BAZNAS Kabupaten Bantaeng tersebut bukan sekedar pernyataan, melainkan sebuah refleksi mendalam tentang sinergi, tanggung jawab sosial, dan esensi keberadaan sebuah lembaga filantropi Islam dalam konteks kenegaraan.
“Kita ketahui bersama bahwa, pemerintah adalah pemangku kebijakan utama dalam mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan rakyat. Namun, kompleksitas masalah kemiskinan, ketimpangan, dan bencana alam seringkali melampaui kapasitas dan sumber daya pemerintah semata. Di dalam BAZNAS daerah harus hadir sebagai mitra strategis,” harap KH.Ajat—sapaan akrab Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional BAZNAS RI ini.
KH.Ajat yang juga Pimpinan Ponpes Riyadhul Muta'allimin Cilukut Cileles, sekaligus Ketua MDS Rijalul Ansor Cabang Lebak itu menambahkan, agar BAZNAS benar-benar berada di garda terdepan, tentunya diperlukan kemitraan yang kuat dan terstruktur dengan pemerintah daerah. Misalnya, terkait koordinasi data yang baik, pembagian peran yang jelas, dan dukungan kebijakan yang memadai bagi BAZNAS.
Menjawab penegasan KH.Ajat, Ketua BAZNAS Kota Makassar mengakui, lembaga amil yang dipimpinnya bersama empat pimpinan lainnya, selalu membangun kemitraan yang kuat dengan Pemerintah Kota Makassar. Apalagi, saat ini Kota Makassar yang dipimpin Walikota Munafri Arifuddin dan Wakil Walikota Aliyah Mustika Ilham benar memberikan perhatian begitu kuat kepada BAZNAS Makassar.
“Tentunya, Pemerintah Kota Makassar menjadi mitra strategis yang memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk memberikan kontribusi signifikan dalam pengentasan kemiskinan. Bahkan BAZNAS Makasar terus membersamai dan mendukung program Pemerintah Kota Makassar. Dimana ada kegiatan walikota yang berhubungan dengan kaum dhuafa, maka disitu ada BAZNAS Makassar,” dia, seraya menambahkan, hari itu dirinya menghadiri salah satu kegiatan di BAZNAS Bulukumba, kemudian kedatangannya di Bantaeng atas ajakan KH.Ajat yang meminta Ketua BAZNAS terdekat untuk mendampinginya.
Seperti diketahui, kehadiran KH.Ajat ke Bantaeng dalam rangka uji kelayakan dan kepatutan bagi sembilan pimpinan BAZNAS Kabupaten Bantaeng. Sejatinya sepuluh calon yang akan di uji masing-masing H. Abd. Karim Bagada, MM , H.Abd. Karim Raja , H.Abd. Malik Madong, SE,MM , Hasanuddin Arasy, S.Ag, M.Pd.I , Drs. H. Kasir Madong, MSi , H. Maula Akil, SEM.Si , Dr. H. Muh. Nasir MSPd.I.MM , Drs. Muh. Saeruddin, M.Si , Subhan, S.Ag , dan Sudarni, SH . Hanya saja salah satu di antaranya meninggal.
Berita Lainnya
Walikota dan BAZNAS Beri Senyum Mustahik di Maulid Akbar Pesisir
BAZNAS Perluas Jangkauan Pengumpulan ZIS di Dinas Pendidikan Makassar
BAZNAS Serahkan Bantuan Pendidikan dan UMKM di Maulid Bersama Kemenag
Ketua BAZNAS Makassar Urai Lima Program Unggulan di Peringatan Maulid Nabi MDIA Bontoala
Walikota Gagas Makassar Sebagai Kota Filantropi Nasional
Hadiri Pelatihan Instrumen Penilaian Masjid, Wakil Ketua IV BAZNAS Makassar Perlu Perluas Fungsi Masjid
Pimpinan BAZNAS Makassar Sebut, Z Coffee Usaha Komersil dengan Misi Kemanusiaan
Ketua BAZNAS, Walikota Makassar, Ulama, dan Ormas Islam Shalat Istisqa
Air Mengering, BAZNAS Makassar Sediakan Air Bersih bagi 281 Warga Lorong Salekoa
Waka I BAZNAS Hadiri Rakor Penguatan Peran Forkopimda Wujudkan Kota Makassar yang aman
Z-Coffee BAZNAS Bukan Semata Bisnis, Melainkan Media Pemberdayaan
BAZNAS Makassar Mengetuk pintu Langit Melalui Doa di Hari Berkah, Jumat
Sisa Makanan Jangan Jadi Sampah, BAZNAS Makassar Dorong Gerakan Food Bank
Meski Mendapat Apresisasi dari Walikota, Namun Ketua BAZNAS Sebut Kerja Belum Apa apa
BAZNAS-UPZ Masjid Nurul Jihad Gagas Klinik Sehat Tanpa Kasir

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Makasar.
Lihat Daftar Rekening →