WhatsApp Icon

BAZNAS Makassar Akui Dai Muda Indonesia Edukator Zakat

13/08/2026  |  Penulis: Syarifuddin Pattisahusiwa

Bagikan:URL telah tercopy
BAZNAS Makassar Akui Dai Muda Indonesia Edukator Zakat

Foto bersama antara Pimpinan BAZNAS Makassar dengan Pengurus IDMI

Da'i muda adalah corong umat Islam. Suara, dan energi mereka adalah pemantik semangat anak anak muda, didengar, dan akan dicontohi anak-anak muda pula. Karena itu, mereka memiliki peran krusial sebagai agent of change, sekaligus edukator zakat, infak, maupun sedekah. Alasannya, seringkali, masyarakat hanya taat dalam hal shalat dan puasa, tetapi masih kurang teredukasi mengenai kewajiban zakat, baik mal maupun profesi.

Demikian yang mengemuka saat Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar masing masing Yusran Sofyan, dan H. Ahyar Amnur, serta Kabag I Bidang Perencanaan, Pelaporan, dan Keuangan--Badal Awan, di sela sela menerima Pengurus Ikatan Da’i Muda Indonesia (IDMI), di aula lantai II gedung lembaga pemerintah nonstruktural ini, Kamis, 13 Agustus 2026.

Wakil Sekjen IDMI, Jumardi mengemukakan, kehadiran mereka bukan sekadar berkunjung, melainkan bentuk audensi, bagaimana membangun sebuah jembatan gagasan untuk menyatukan visi, dan berkolaborasi dalam menebar kebaikan di kota yang kini dipimpin Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham ini.

Selain itu, demikian Jumardi, mempererat silaturahmi dengan pimpinan BAZNAS periode 2026-2031, memperkuat program program dakwah, utamanya menyangkut zakat, infak, dan sedekah. Termasuk membahas penekenan MoU apa yang bisa IDMI bantu, begitu pula sebaliknya, apa yang BAZNAS bantu.

Sementara itu, pimpinan BAZNAS selain menyambut baik gagasan dan ide ide dari IDMI, juga meminta dalam berdakwah da’i muda mencoba membaca zaman. Mereka setidaknya memberi tekanan tekanan bahwa, tantangan dakwah di kota metropolitan seperti Makassar hari ini jauh lebih kompleks. Mulai dari isu urban, kesenjangan sosial, hingga literasi keagamaan di kalangan generasi muda di zaman  moderen ini, dengan narasi narasi ajakan ber zakat, berinfak, atau bersedekah.

Para da'i muda juga diminta memaparkan gagasan segar, dan gagasan gagasan yang benar benar menyentuh, bagaimana gerakan zakat yang merupakan kewajiban bagi ummat untuk dijalani dengan baik. Artinya, dakwah tidak boleh hanya berhenti pada tataran amar ma'ruf nahi munkar secara verbal, tetapi harus mengejawantahkan dalam aksi nyata pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan umat.

 

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Makasar.

Lihat Daftar Rekening →