10 Mahasiswa Prodi Hukum Ekonomi Syariah UMI PKL di BAZNAS Makassar
13/08/2026 | Penulis: Syarifuddin Pattisahusiwa
Foto bersama pimpinan banzas, dosen pembimbing, dan mahasiswa PKL UMI Makassar
Mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Agama Islam, UMI Makassar memilih Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar sebagai arena ber-PKL. Dengan mengenakan jas almamater kebesaran kampus hijau tersebut, ke sepuluh calon intelektual muda itu diterima Pimpinan BAZNAS Makassar masing masing Yusran Sofyan, H. Ahyar Amnur, serta Prof. Yusriani (Wakil Ketua I, III, IV), Kamis, 13 Agustus hari ini.
Selama masa PKL, pimpinan BAZNAS periode 2026-2031 itu mengajak ke-10 mahasiswa ini tidak hanya mengenali administrasi perkantoran semata, melainkan akan diterjunkan ke lapangan, agar memahami dinamika pengelolaan zakat, infak dan sedekah, atau ZIS. Mereka juga dapat melihat langsung bagaimana verifikasi data mustahik, bagaimana memantau penyaluran modal usaha, dan bagaimana akad-akad syariah diterapkan dalam program pemberdayaan ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan lainnya bagi ummat yang butuh.
Di sisi lain, mahasiswa juga akan membuktikan bahwa, pemahaman mereka tentang hukum Islam tidak kaku. Kaum muda ini dapat juga mengasah kompetensi hard skills di bidang hukum dan ekonomi, sekaligus menjadikan BAZNAS Makassar sebagai wadah penggemblengan soft skills. Termasuk dapat berinteraksi langsung dengan para muzakki (pemberi zakat) dari berbagai kalangan dan mustahik (penerima zakat) dengan beragam latar belakang miskin ektrem.
“Jadi, di sinilah, di BAZNAS Makassar inilah, pilihan ber-PKL yang paling tepat. Sebab, para mahasiswa bukanlah sekadar menjalani PKL, melainkan mempelajari dan membandingkan teori-teori hukum muamalah yang selama ini hanya berputar di ruang ruang kampus. Bagaimana mahasiswa dapat melihat tata kelola harta ZIS diuji langsung di medan sesungguhnya,” demikian yang mengemuka dari pimpinan BAZNAS di Aula lantai II.
Terpisah, dosen pembimbing, Auliah Alwi, SE, Ms itu mengharapkan, selama ber-PKL mahasiswa menganggap BAZNAS Makassar adalah laboratorium alam yang paling sempurna. Sebab, selama di kampus mereka hanya belajar tentang regulasi perundang-undangan zakat, dan ekonomi syariah secara normative. “Di BAZNAS ini, mereka melihat bagaimana hukum Islam bertransformasi menjadi kebijakan publik yang berdampak luas untuk mengangkat tarap hidup umat, khususnya seperti ada dalapan delapan golongan penerima zakat.
Berita Lainnya
IGTKI Tallo Beri Kepercayaan kepada BAZNAS Makassar untuk Keperluan Sekolah anak anak Korban Kebakaran
BPJS Ketenagakerjaan Ajak BAZNAS Sosialiasi Zakat bagi 81 Ribu Pekerja Muslim di Makassar
Ketua BAZNAS Makassar Hadiri Rakor Tanggap Darurat Bencana
Ketua BAZNAS Makassar : Fokus ke Pemulihan Pendidikan dan Ekonomi bagi Korban Kebakaran Tallo
Waka II BAZNAS Saksikan Trauma Healing Karang Taruna Makassar di Lokasi Kebakaran Tallo
BAZNAS Makassar Akui Dai Muda Indonesia Edukator Zakat
Pimpinan BAZNAS Terima Kunjungan FKUB Kota Makassar
Walikota Minta BAZNAS Bentuk Tim Penanggulangan Korban Terdampak
Kejar Optimalisasi Zakat, Pimpinan BAZNAS Makassar Silaturahmi Marathon
Pimpinan BAZNAS-Kakan Kemenag Silaturahmi, Sentil Zakat Profesi
BAZNAS Dukung Penuh Instruksi Walikota Makassar soal 'Pilah Sampah'
BAZNAS Makassar Sambut Tawaran Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unismuh Kuliah Program Khusus
Wakil Ketua I BAZNAS Sosialiasi Instruksi Walikota tentang Zakat di SMPN 27 Makassar
Pemkot Makassar Raih Dua Penghargaan Bergengsi, Pimpinan BAZNAS Ucapkan Selamat
Walikota Minta BAZNAS Makassar Fokus Penanggulangan 300 Jiwa Dampak Korban Kebakaran di Tallo

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Makasar.
Lihat Daftar Rekening →