BAZNAS Makassar Sehatkan dan MULIA-kan Anak yang di Khitan
26/07/2026 | Penulis: Syarifuddin Pattisahusiwa
Waka IV BAZNAS saat menyerahkan biaya transpor bagi anak yang dikhitan
Dalam konteks spiritual, kesehatan dan ke-MULIA-an merujuk pada kehormatan dan martabat manusia. Dalam konteks Islam, baik sehat maupun ke-MULIA-an menggambarkan manifestasi dari sifat sifat tuhan. Jika dikaitkan dengan khitan, maka bukanlah sekadar biologis, melainkan penanda transisi, seorang anak mulai baligh—sebuah momen menuju syiar keislaman. Hanya saja, kadang, di balik kemeriahannya, tidak semua orang tua mampu membiayai proses medis yang layak bagi buah hati mereka.
“Di sinilah Badan Amil Zakat Nasional, atau BAZNAS Makassar menerjemahkan nilai-nilai filantropi Islam menjadi sebuah gerakan nyata. Yaitu, manifestasi tauhid sosial—sebuah jembatan suci yang menghubungkan tangan-tangan dermawan (muzaki) demi kelegaan para penerima manfaat (mustahik). Di sinilah, ke-MULIA-an itu dirasakan,” demikian Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Makassar, Prof. Dr. Yusriani, S.KM, M.KES di sela sela khitanan gratis kolaborasi dengan HIMAKEP, Fakultas Kesehatan Masyarakat UMI Makassar, di Kelurahan Pampang, Ahad, 26 Juli 2026.
Kegiatan bertajuk ‘Khitan Sehat, Anak Sehat, Generasi Kuat itu’, Prof. Yusriani mengemukakan, menyehatkan dan memuliakan, adalah wujud dari ‘Makassar MULIA’ merupakan akronim dari visi kepemimpinan Walikota Munafri Arifuddin dan Wakil Walikota Aliyah Mustika Ilham, yang mengusung konsep Makassar unggul, insklusif, aman, dan berkelanjutan.
“Artinya, salah satu contoh dari khitanan gratis BAZNAS Makassar inilah sebagai wujud dari "Makassar Sehat dan Makassar MULIA" . Sebab, kemuliaan sebuah kota tidak diukur dari seberapa megah gedung pencakar langitnya, atau jalanan yang mulus, tetapi bagaimana pemerintah kota, bersama lembaga amilnya (BAZNAS) merawat, memeluk, dan mengangkat martabat kaum yang paling membutuhkan. Dhuafa,” urainya.
Sebelum menutup komentarnya, Wakil Ketua Bidang Adminitrasi, SDM, dan Umum ini mengaku, selain gratis, usai di khitan, anak anak tidak hanya diberi obat, melainkan mendapat sarung, dan uang tunai. Artinya, inilah, ke-MULIA-aan itu. BAZNAS ingin menanamkan rasa percaya diri di dalam dada anak-anak bahwa, mereka istimewa, mereka dicintai, mereka sehat, dan mereka adalah bagian penting dari umat.
Berita Lainnya
Air Mengering, BAZNAS Makassar Sediakan Air Bersih bagi 281 Warga Lorong Salekoa
BAZNAS Perluas Jangkauan Pengumpulan ZIS di Dinas Pendidikan Makassar
Ketua BAZNAS Makassar Urai Lima Program Unggulan di Peringatan Maulid Nabi MDIA Bontoala
Meski Mendapat Apresisasi dari Walikota, Namun Ketua BAZNAS Sebut Kerja Belum Apa apa
Walikota Makassar Munafri Arifuddin Sebut BAZNAS Tangan Kanan Pemerintah Kota
Waka II BAZNAS Makassar Serahkan Makan Pagi kepada Korban Kebakaran di Asrama Tentara
BAZNAS-UPZ Masjid Nurul Jihad Gagas Klinik Sehat Tanpa Kasir
Ketua BAZNAS Makassar Bedah Zakat Profesi di Maulid Nabi Jajaran Polres Pelabuhan
Walikota dan BAZNAS Beri Senyum Mustahik di Maulid Akbar Pesisir
Z-Coffee BAZNAS Bukan Semata Bisnis, Melainkan Media Pemberdayaan
BAZNAS Serahkan Bantuan Pendidikan dan UMKM di Maulid Bersama Kemenag
Waka I BAZNAS Hadiri Rakor Penguatan Peran Forkopimda Wujudkan Kota Makassar yang aman
Ketua BAZNAS, Walikota Makassar, Ulama, dan Ormas Islam Shalat Istisqa
Sisa Makanan Jangan Jadi Sampah, BAZNAS Makassar Dorong Gerakan Food Bank
BAZNAS Makassar Mengetuk pintu Langit Melalui Doa di Hari Berkah, Jumat

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Makasar.
Lihat Daftar Rekening →