WhatsApp Icon

BAZNAS Makassar Jelajah Pulau untuk Salurkan Amanah Muzakki

20/10/2026  |  Penulis: Syarifuddin Pattisahusiwa

Bagikan:URL telah tercopy
BAZNAS Makassar Jelajah Pulau untuk Salurkan Amanah Muzakki

Pimpinan BAZNAS bersama penerima bantuan

BAZNAS Kota Makassar terus membuat kebajikan. Lembaga amil zakat teramanah ini kembali membuktikan bahwa, tangan-tangan para muzakki mampu menjangkau hingga ke batas terjauh wilayah tempat tinggal mereka.

Melalui sebuah misi kemanusiaan bertajuk “Jelajah Pulau”, BAZNAS Makassar berlayar menembus ombak, membawa satu misi suci, satu tugas MULIA, yaitu menyalurkan amanah zakat, infak, dan sedekah kepada mereka yang benar-benar berhak hingga ke pulau pulau.

Ketua BAZNAS Kota Makassar, Dr. H. Usman Sofian,MA di ruang kerjanya, Selasa, 20 Oktober petang tadi  mengemukakan,  setelah mengikuti Rakornas BAZNAS RI 2026, sekaligus  mendampingi Walikota Makassar, Munafri Arifuddin menerima penghargaan Grand BAZNAS AWARDS di Jakarta, 15 Oktober lalu pimpinan BAZNAS Makassar tidak berhenti. Tanpa jeda waktu langsung tancap gas menuju ke pulau untuk menyalurkan zakat.

Hal ini sesuai harapan juga Walikota Makassar agar BAZNAS sebagai lembaga negara setiap saat bergandengan tangan dengan pemerintah daerah untuk memastikan seluruh masyarakat dapat terjangkau oleh program pengentasan kemiskinan ekstrem, bukan saja di daratan, melainkan di pulau pulau terpencil sekalipun.

Kali ini, pihaknya menyerahkan bantuan lebih Rp20 juta lebih kepada mustahik di Pulau Barrang Caddi, Kecamatan Kepulauan Sangkarang. Hadir pula Wakil Ketua I, H.Yusran Sofyan, SE, S.Kom,M.Si, dan Wakil Ketua II, Dr. Abdul Azis Ilyas, S.Ag, MH.

Menurutnya, program jelajah pulau untuk  menyerahkan bantuan menjadi bukti konkret bagaimana BAZNAS Makassar menjaga kepercayaan para muzakki. Di mana, setiap rupiah zakat yang dititipkan di lembaga pemerintah nonstrukutral yang dipimpinnya bersama empat rekannya, ditransformasikan menjadi bantuan yang tepat sasaran—mulai dari paket sembako, dukungan ekonomi, hingga bantuan pendidikan bagi anak-anak pulau.

“Kita ketahui bersama bahwa, di pulau-pulau terluar, akses terhadap kebutuhan pokok kadang menjadi tantangan tersendiri akibat faktor cuaca dan biaya transportasi. Untuk itu, kehadiran BAZNAS Makassar seolah menjadi oase di tengah keterbatasan,” tuturnya.

Sebelum menutup komentarnya, Uso–sapaan karibnya menambahkan, seluruh penerima bantuan merupakan usulan dari Lurah Barrang Caddi, Ince Syahruddin, S.Pd, kemudian di assesment oleh tim Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Makassar, guna memastikan penerima bantuan benar benar yang berhak menerima, sesuai delapan golongan penerima.

“Jadi, sebelumnya seluruh penerima bantuan BAZNAS itu wajib diassesment. Jika tidak memenuhi persyaratan, maka tidak bisa menerima. Karena penerima zakat itu hanyalah para mustahik yang benar benar masuk dalam delapan golongan penerima, seperti ternarasikan dalam Al-Qur’an,” tutupnya.

Terpisah, Dr. Abdul Azis Ilyas, S.Ag, MH mengakui di Pulau Barrang Caddi tersebut, pihaknya menyerahkan banytuan pendidikan Rp5 juta kepada lima murid SD, Rp6.250.000 kepada siswa SMP, serta bantuan Rp4 juta modal usaha kepada 2 orang pelaku UMKM. Selain itu, bantuan Rp1.5 juta kepada tiga orang penderita stunting, bantuan Kesehatan Rp1,5 juta kepada 1 orang, serta insentif Rp2 juta kepada pemandi jenazah.

Abdul Azis Ilyas menambahkan, apa yang dilakukan BAZNAS Makassar melalui “Jelajah Pulau” mengajarkan tentang esensi mendalam tentang zakat. Dimana, zakat tidak sekadar pembersih harta, melainkan instrumen pemerataan keadilan sosial.

“Zakat adalah tali persaudaraan yang merajut mereka yang berada di daratan perkotaan yang sibuk, dengan mereka yang berjuang dihembus angin laut di pulau-pulau terpencil, jauh dari daratan kota,” tutup Ketua PITI Makassar ini.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Makasar.

Lihat Daftar Rekening →