WhatsApp Icon

Wakil Ketua II Urai Lima Program Unggulan BAZNAS Makassar di Warkop Az-Zahrah

21/10/2026  |  Penulis: Syarifuddin Pattisahusiwa

Bagikan:URL telah tercopy
Wakil Ketua II  Urai Lima Program Unggulan BAZNAS Makassar di Warkop Az-Zahrah

Wakil Ketua II BAZNAS (kemeja putih)

Aroma kopi di Warkop Az-Zahrah begitu terasa, Rabu, 21 Oktober pagi tadi. Asap seakan mengepul tipis dari sejumlah cangkir kopi panas di antar seorang karyawan berhijab di Warkop beralamat di Jalan Bandang tersebut.

Pagi itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Makassar, Dr. Abdul Azis Ilyas, S.Ag, MH bertemu sejumlah rekannya. Sambil menikmati pesanan kopi di meja Panjang yang ditempati enam pengunjung itu, Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan lembaga amil terpercaya dan amanah itu memanfaatkan waktu luang menjelaskan lima program unggulan BAZNAS.

Dalam suasana yang jauh dari kesan kaku, Ketua PITI Kota Makassar itu memulainya dengan mengatakan, pagi di warkop ini, seakan acara Coffee Morning edisi “wajah baru zakat” di era modern. Pasalnya, selama ini, orang mengenal BAZNAS saat lebaran. Padahal, zakat itu ekosistem, sekaligus mesin penggerak ekonomi di semua waktu.

Ia kemudian merunut lima program BAZNAS Makassar yang merupakan pilar program yang bertransformasi menjadi solusi modern bagi problem sosial hari ini. Mulai dari Makassar Sehat, Makassar Cerdas, Makasar Makmur, Makassar Peduli, dan Makassar Dakwah dan Advokasi.

Makassar Sehat misalnya. Dalam pandangan moderen, urai Doktor UIN Alauddin Makassar itu, kesehatan tidak semata soal pengobatan gratis, melainkan pencegahan, bantuan pengobatan. Termasuk memiliki Rumah Sehat BAZNAS (RSB) non kasir.

Program Makassar Cerdas, dimana BAZNAS memberikan bantuan pendidikan bagi anak-anak kurang mampu untuk sekolah dan kuliah. Program  Makassar Makmur, yaitu zakat menjadi modal produktif, bukan santunan konsuntif semata. Yaitu, memberikan bantuan modal usaha bagi mustahik. Makassar peduli, program ini membantu korban bencana. Serta untuk membangun peradaban maka BAZNAS kepingin memastikan bahwa, nilai nilai Islam yang ramah, moderat, dan berkeadilan dirasakan seluruh lapisan masyarakat, termasuk para mualaf.

“Jadi dari lima program unggulan ini, BAZNAS Makassar ingin memastikan bahwa, setiap rupiah yang dititipkan ummat, berubah menjadi senyuman, kemandirian, dan membangun peradaban,” urainya.

Sebelum menutup pembicaraan singkatnya, ia mengakui seluruh program  BAZNAS Makassar juga sangat berkaitan dengan visi dan misi BAZNAS Makassar periode 2026-2031. Visi ‘Mewujudkan tata kelola zakat yang Amanah, Profesibal, Insklusif, dan Ber-DAMPAK. Sementara misinya meliputi pemberian pelayanan prima, pembudayaan zakat sebagai gaya hidup, peningkatan pengumpulan ZIS untuk pengentasan kemiskinan dan kesenjangan sosial, penggerakan dakwah Islam, serta penerapan manajemen pengelolaan berbasis teknologi informasi yang transparan dan akuntabel.

“Visi dan misi BSAZNAS Makassar ini sangat beririsan dengan visi Pemerintah Kota Makassar periode 2025-2030 yaitu ‘Makassar unggul, Insklusif, Aman, dan Berkelanjutan,” tutupnya. 

Usai mendengar penjelasan tokoh Muhammadiyah itu, salah seorang pengunjung Warkop mengaku, di warkop sederhana ini, penjelasan tentang lima program BAZNAS terasa begitu dekat dengan denyut nadi kehidupan sehari-hari. Ternyata, zakat dalam Islam bukanlah beban, melainkan jaring pengaman sosial yang sangat indah—menghubungkan si kaya dengan si miskin, merajut asa, dan menebar keberkahan.

Obrolan singkat pagi tadi membuktikan satu hal. Dengan narasi yang modern, transparan, dan relevan, zakat bukan lagi kewajiban yang menegangkan, melainkan cara yang keren untuk menyelamatkan ummat, utamanya dibawah garis kemiskinan ekstrem. 

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Makasar.

Lihat Daftar Rekening →