WhatsApp Icon

Walikota Sebut, BAZNAS Makassar "Curi Star"

10/04/2026  |  Penulis: Syarifuddin Pattisahusiwa

Bagikan:URL telah tercopy
Walikota Sebut, BAZNAS Makassar "Curi Star"

Ketua BAZNAS Makassar (jas hitam) saat menyerahkan bantuan Rp100 juta kepada Walikota Makassar

Walikota Makassar, Munafri Arifuddin mengemukakan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar “curi star”. Curi star yang dimaksud walikota bertitel Sarjana Hukum, jebolan Universitas Hasanuddin itu lantaran, lembaga Amil dipimpin Dr.HM.Ashar Tamanggong bersama empat wakil ketua lainnya  melakukan gerakan lebih cepat dan tepat. Yakni, memberikan bantuan Rp100 juta kepada kafilah Makassar yang mengikuti MTQ ke-34 tingkat provinsi di Kabupaten Maros.

Penyerahan bantuan dari lembaga pemerintah nonstruktural beralamat di Jalan Teduh Bersinar No 5, Makasar itu di hadapan 105 kafilah, Wakil Walikota  (Aliyah Mustika Ilham), Ketua PKK Kota Makassar (Melinda Aksa), serta pejabat lingkup Pemerintah Kota Makassar, di Aula Sipakatu Balaikota Makassar, Jumat 10 April pagi tadi.

Dari pihak BAZNAS Makassar hadir pula Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan (Ahmad Taslim), Kabag II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan (Nabil Salim) dan dua staff pelaksana Asrijal Syahruddin dan Syarifuddin Pattisahusiwa.

Walikota Munafri Arifuddin menyebujt, langkah cepat BAZNAS Makassar memberikan bantuan kepada kafilah MTQ, menjadi contoh terbaik, dan paling  ideal, bagaimana lembaga zakat tidak pasif menunggu, tetapi proaktif merangkul bola untuk mendukung agenda-agenda keumatan.

Sifat “cepat tanggap” yang dilakukan BAZNAS Makassar, selain merupakan cerminan dari semangat fastabiqul khairat (berlomba-lomba dalam kebaikan), respon cepat BAZNAS Makassar dalam mendukung kafilah MTQ Makassar juga menunjukkan profesionalisme administrasi yang dibungkus dengan niat ibadah yang tulus.

“Bantuan ini memberikan kepercayaan masyarakat bahwa, dana yang mereka titipkan, dikelola oleh tangan-tangan yang amanah dan peduli pada kebutuhan umat,” ujarnya.

Gebrakan yang dilakukan  BAZNAS lainnya tidak semata soal memberikan apresiasi, tapi juga soal memperkuat ekosistem kebaikan di kota berpenduduk lebih 1,5 juta jiwa ini. “Jadi BAZNAS Makassar ini pintar juga, kasih bantuan di depan, agar supaya Pemerintah Kota kasih lebih besar,” jelasnya sambil tersenyum.

Tidak mau kalah dengan BAZNAS Makassar, Walikota Munafri Arifuddin pun berjanji akan memberikan bonus, jika meraih juara umum.

“Bagi kami, bantuan sebelum bertanding dari BAZNAS Makassar ini membuat pemerintah kota tergerak juga. Karena itu, jika saja para kafilah Makassar meraih juara umum, tentunya akan diberikan bonus besar,” jelasnya.

Di bagian lain, mantan CEO PSM itu berharap anak anak, atau putra putri di Kota Makassar ini tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga punya akidah dan akhlak yang baik. Agar generasi muda ke depan bersama sama menggapai Indonesia Emas,” urainya, seraya menambahkan, perlu juga disiapkan generasi muda yang tidak hanya pandai, dan indah melantunkan ayat ayat Al-Qur’an,  tetapi juga mampu mengimplimentasikan apa yang ada dalam kandungannya, dalam kehidupan sehari hari.

Seperti diketahui, Jumat pagi ini, suasana khidmat namun penuh gelora menyelimuti para kafilah. Di hari bahagia, Walikota melepas kafilah MTQ ke-32 untuk berlaga dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang akan dihelat di Kabupaten Maros.

Para kafilah yang mengenakan seragam kebanggaan tampak tegak berdiri, memancarkan kesiapan mental dan spiritual.

Di momen pelepasan ini menjadi semakin spesial dengan kehadiran Ketua BAZNAS Kota Makassar, HM.Asdhar Tamanggong. Kehadiran ATM—sapaan akrabnya membakar jiwa kafilah.

 

Ketua BAZNAS Makassar menegaskan bahwa para kafilah adalah pejuang agama yang membawa harapan besar bagi umat.

ATM mengakui, para kafilah di ajang MTQ bukan hanya mewakili diri sendiri, tetapi membawa harapan seluruh warga Makassar. Jangan pernah merasa kecil, karena setiap huruf yang kalian baca dengan niat tulus adalah bentuk ibadah yang luar biasa.

Sebelum menutup pernyataannya, penulis buku ‘Langit tak Pernah Offline” itu menambahkan, keberangkatan para kafilah ke Maros membawa tanggung jawab besar untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur'an.

Menang adalah bonus, namun menjaga adab dan kejujuran dalam berkompetisi adalah kemenangan sesungguhnya," tutupnya.

Sementara itu, Kabag Kesra Kota Makassar, Muh.Syarief menambahkan, kafilah Makassar dalam MTQ kali ini mengikuti 18 cabang lomba.  “Target kami, juara umum,” ujarnya.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Makasar.

Lihat Daftar Rekening →