WhatsApp Icon
Sinergi BAZNAS dan Dinsos, Warga Terlantar Dipulangkan ke Daerah Asal

Makassar — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan sosial kemanusiaan melalui fasilitasi pemulangan warga terlantar ke daerah asal. Kali ini, bantuan diberikan kepada seorang warga bernama Bohari yang dipulangkan ke Kota Ambon pada hari ini, Senin, 27 April 2026.

Bohari merupakan rujukan dari RSUD Sayang Rakyat setelah dinyatakan sembuh dari gangguan psikotik (ODGJ). Selanjutnya, yang bersangkutan dirujuk ke Rumah Penampungan dan Trauma Center Dinas Sosial Kota Makassar untuk mendapatkan penanganan lanjutan.

Berdasarkan hasil asesmen dan wawancara yang dilakukan oleh pihak Dinas Sosial, Bohari diketahui berasal dari Kelurahan Benteng, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon. Menindaklanjuti hal tersebut, Dinas Sosial Kota Makassar melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Kota Ambon guna memastikan kebenaran identitas dan alamat yang bersangkutan.

Hasil penelusuran menunjukkan bahwa alamat Bohari benar adanya dan pihak keluarga telah ditemukan. Namun demikian, kondisi ekonomi keluarga yang terbatas menyebabkan mereka tidak memiliki kemampuan untuk membiayai kepulangan Bohari ke Ambon.

Atas dasar pertimbangan tersebut, Dinas Sosial Kota Makassar mengajukan permohonan bantuan kepada BAZNAS Kota Makassar. Menanggapi hal itu, BAZNAS Kota Makassar memberikan bantuan berupa pembelian tiket pesawat untuk memfasilitasi kepulangan Bohari ke daerah asalnya.

Pemulangan dilaksanakan pada hari ini, Senin, 27 April 2026, melalui jalur transportasi udara. Setibanya di Kota Ambon, Bohari diterima langsung oleh Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Ambon bersama tim, untuk selanjutnya diantar kembali ke alamat tempat tinggalnya.

 

Melalui program ini, BAZNAS Kota Makassar terus berupaya hadir dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam aspek perlindungan sosial dan pemulihan kehidupan yang lebih layak. Sinergi antara BAZNAS dan Dinas Sosial di berbagai daerah menjadi kunci dalam memastikan penanganan warga terlantar dapat dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan.

27/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Makassar
BAZNAS Kota Makassar Laksanakan Sunatan Massal Perdana Tahun 2026, Targetkan 1.500 Anak Penerima Manfaat

Makassar, 25 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar melaksanakan kegiatan Sunatan Massal Perdana Tahun 2026 sebagai bagian dari program pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Kegiatan ini menargetkan sebanyak 1.500 anak sebagai penerima manfaat sepanjang tahun 2026.

Pelaksanaan perdana kegiatan ini diselenggarakan pada Sabtu, 25 April 2026, bertempat di SMAN 3 Makassar, Jl. Baji Areng, melalui kerja sama dengan Ikatan Kekerabatan Alumni (IKA) SMAN 3 Makassar. Kegiatan ini merupakan wujud sinergi antara lembaga pengelola zakat dan komunitas masyarakat dalam memberikan kontribusi nyata di bidang sosial dan kesehatan.

Sunatan massal ini menghadirkan layanan khitan gratis yang dilaksanakan oleh tenaga medis profesional, dengan tetap mengedepankan standar keamanan dan kesehatan. Program ini tidak hanya berorientasi pada aspek medis, tetapi juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi keluarga yang membutuhkan.

Ketua BAZNAS Kota Makassar, Dr. H. M. Ashar Tamanggong, M.A, menyampaikan bahwa program sunatan massal merupakan salah satu program prioritas dalam bidang kesehatan yang secara konsisten dilaksanakan setiap tahun.

“Program sunatan massal ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat. Pada tahun 2026, kami menargetkan sebanyak 1.500 anak dapat menerima manfaat dari program ini. Hal ini menjadi bentuk nyata bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dapat langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk komunitas alumni, menjadi faktor penting dalam memperluas jangkauan manfaat program.

“Kerja sama dengan IKA SMAN 3 Makassar merupakan contoh sinergi yang baik dalam pelaksanaan program sosial. Diharapkan kolaborasi seperti ini dapat terus ditingkatkan untuk menghadirkan program-program yang berdampak luas, sekaligus mewujudkan generasi yang sehat, kuat, dan penuh keberkahan,” tambahnya.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan generasi sehat serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya aspek kesehatan sejak dini. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk komunitas alumni dan tenaga medis, menjadi elemen penting dalam kesuksesan pelaksanaan kegiatan ini.

 

BAZNAS Kota Makassar berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam rangka optimalisasi pengelolaan zakat untuk kesejahteraan umat.

25/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Makassar
BAZNAS Kota Makassar Apresiasi Peran Aktif UPZ Masjid dalam Penghimpunan dan Pendistribusian Zakat

Makassar — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar memberikan apresiasi atas peran aktif Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid se-Kota Makassar dalam mendukung penghimpunan dan pendistribusian dana zakat, khususnya zakat maal, kepada masyarakat yang membutuhkan.

UPZ Masjid sebagai perpanjangan tangan BAZNAS memiliki peran strategis dalam menjangkau masyarakat di tingkat wilayah. Selama bulan suci Ramadhan, UPZ Masjid secara aktif melakukan penghimpunan zakat dari para muzakki di lingkungan masing-masing, yang kemudian disetorkan ke BAZNAS Kota Makassar untuk dikelola secara profesional dan akuntabel.

Tidak hanya berhenti pada penghimpunan, UPZ Masjid juga turut berkontribusi dalam proses pendistribusian melalui pengajuan berbagai program penyaluran yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di sekitar masjid. Program-program tersebut mencakup bantuan untuk guru mengaji, imam dan marbot masjid, bantuan bagi masyarakat prasejahtera, bantuan pengobatan, hingga program pendidikan.

Selain program yang bersifat konsumtif, UPZ Masjid juga mulai mengembangkan program-program produktif, seperti bantuan modal usaha serta pelatihan keterampilan bagi masyarakat. Salah satu contoh implementasi program produktif dan pemberdayaan tersebut dapat dilihat dari kegiatan yang dilaksanakan oleh UPZ Masjid Nurul Ilmi Universitas Negeri Makassar, yang menghadirkan berbagai pelatihan keummatan dan penguatan kapasitas masyarakat.

Ketua BAZNAS Kota Makassar, H. M. Ashar Tamanggong, menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi atas kontribusi UPZ Masjid dalam mendukung optimalisasi pengelolaan zakat di Kota Makassar.

“Kami sangat mengapresiasi peran aktif UPZ Masjid yang tidak hanya fokus pada penghimpunan zakat, tetapi juga turut mengambil bagian dalam pendistribusian melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Ini menunjukkan bahwa UPZ benar-benar menjadi mitra strategis BAZNAS dalam menghadirkan manfaat zakat secara luas,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara BAZNAS dan UPZ merupakan kunci dalam memperluas jangkauan pelayanan zakat agar lebih tepat sasaran dan berdampak.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 37 UPZ Masjid di Kota Makassar telah berperan aktif dalam perbantuan pendistribusian zakat melalui berbagai program yang inovatif dan berkelanjutan.

 

Dengan kolaborasi yang terus diperkuat, BAZNAS Kota Makassar berharap peran UPZ Masjid semakin optimal dalam menggerakkan potensi zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat, serta mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

22/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Makassar
Dari Keterbatasan Menuju Harapan: BAZNAS Makassar Bantu Biaya Sekolah Rafli

Makassar — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat kurang mampu melalui program pendidikan. Kali ini, bantuan diberikan kepada Muh. Rafli, seorang siswa di SMA Amanagappa yang mengalami kesulitan dalam melunasi tunggakan biaya sekolah.

Rafli merupakan anak yatim piatu yang telah kehilangan ibunya sejak usia 3 tahun, sementara ayahnya telah meninggalkan dirinya dan membangun keluarga baru. Sejak saat itu, Rafli diasuh oleh sang nenek di tengah keterbatasan ekonomi. Ia tinggal bersama keluarganya di kawasan pemukiman kumuh di Jl. Adhyaksa Baru Lr. 4.

Dalam kesehariannya, nenek Rafli harus menghidupi empat orang cucunya yang semuanya masih bersekolah. Kakek Rafli bekerja sebagai seorang satpam dengan penghasilan terbatas, sementara sang nenek berjualan barang campuran dengan keuntungan yang tidak menentu. Berdasarkan hasil perhitungan had kifayah, keluarga ini masuk dalam kategori prioritas 1 untuk mendapatkan bantuan.

Adapun tunggakan yang dialami Rafli meliputi pembayaran SPP bulanan serta biaya ujian akhir yang cukup memberatkan bagi keluarga. Melalui program pendistribusian zakat di bidang pendidikan, BAZNAS Kota Makassar hadir untuk melunasi seluruh tunggakan tersebut agar Rafli dapat melanjutkan pendidikannya dengan tenang.

Bantuan diserahkan langsung oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Makassar, Drs. H. Abdul Jurlan, M.Pd. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan bahwa pendidikan merupakan salah satu fokus utama BAZNAS dalam memutus rantai kemiskinan.

“Kami di BAZNAS Kota Makassar berkomitmen untuk memastikan bahwa anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap dapat mengenyam pendidikan dengan layak. Rafli adalah salah satu contoh anak yang harus kita dukung bersama, agar masa depannya tidak terhambat oleh keterbatasan ekonomi,” ujar Abdul Jurlan.

Sementara itu, nenek Rafli tidak dapat menyembunyikan rasa harunya saat menerima bantuan tersebut. Dengan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada BAZNAS Kota Makassar.

“Terima kasih banyak kepada BAZNAS Kota Makassar yang sudah membantu cucu saya. Kami sangat terbantu, karena jujur saja kami sudah bingung bagaimana membayar tunggakan sekolah Rafli. Semoga kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT,” ungkapnya penuh haru.

 

Melalui bantuan ini, diharapkan Rafli dapat terus melanjutkan pendidikannya tanpa hambatan dan meraih cita-citanya di masa depan. BAZNAS Kota Makassar juga mengajak masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar semakin banyak masyarakat yang dapat dibantu.

21/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Makassar
Sentuhan Zakat BAZNAS Makassar Bantu Pendidikan Anak Keluarga Prasejahtera

Makassar — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar kembali menyalurkan bantuan pendidikan kepada mustahik melalui program pendistribusian zakat di bidang pendidikan. Kali ini, bantuan diberikan dalam bentuk pelunasan tunggakan pendidikan kepada Ananda Khadijah Taqiyyah, seorang siswi di SDIT Khairu Ummah Antang.

Penyerahan bantuan dilaksanakan pada hari Senin, 20 April 2026, yang diterima oleh ayahanda Khadijah, Bapak Bisnur, sebagai perwakilan keluarga. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban biaya pendidikan sekaligus memastikan keberlanjutan proses belajar Khadijah di sekolahnya.

Khadijah tinggal bersama keluarganya di Jl. Bahagia Karuwisi, Antang, dalam kondisi ekonomi yang terbatas. Ayahnya bekerja sebagai ojek online dengan kendaraan yang masih berstatus sewa, sehingga penghasilan yang diperoleh belum mencukupi untuk memenuhi kebutuhan keluarga secara optimal, termasuk biaya pendidikan anak.

Berdasarkan hasil perhitungan had kifayah, keluarga Ananda Khadijah Taqiyyah termasuk dalam kategori prioritas 1, sehingga sangat layak untuk mendapatkan intervensi bantuan dari BAZNAS Kota Makassar.

Perwakilan BAZNAS Kota Makassar menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam mendukung akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

“BAZNAS Kota Makassar berupaya hadir untuk memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi anak-anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan keringanan dan semangat baru bagi Khadijah dalam menempuh pendidikannya,” ujarnya.

Sementara itu, Bapak Bisnur menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya pelunasan tunggakan tersebut.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Kota Makassar atas bantuan ini. Ini sangat membantu kami, khususnya untuk pendidikan anak kami. Semoga kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT,” ungkapnya.

 

Melalui bantuan ini, diharapkan Ananda Khadijah Taqiyyah dapat melanjutkan pendidikannya dengan lebih tenang dan fokus dalam meraih cita-cita di masa depan. BAZNAS Kota Makassar terus mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya.

20/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Makassar

Berita Terbaru

Solidaritas Bantu Korban Kebakaran
Solidaritas Bantu Korban Kebakaran
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar, menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di dua lokasi berbeda. Masing masing di Jalan Abubakar Lambogo I, Kelurahan Bara Baraya, Kecamatan Makassar, dan di Jalan Dg Regge, Lorong 4, RT 08, RW 04, Kelurahan Wala-Walaya, Kecamatan Tallo. Penyerahan bantuan dilakukan Ketua BAZNAS Makassar, HM.Ashar Tamanggong, dan Wakil Ketua IV Bidang Adminitrasi dan Umum, H.Syahruddin Mayang, Selasa 20 gustus 2024. Di sela sela penyerahan bantuan berupa beras, telur, dan indo mie, baik HM.Ashar Tamanggong, maupun H.Syahruddin Mayang mengemukakan, lembaga pemerintah nonstruktural yang dipimpinnya bersama tiga pimpinan lainnya yakni Ahmad Taslim, H.Jurlan Em Saho’as, dan Waspada Santing (Wakil Ketua I, II, dan III) meminta para korban tetap bersabar. Ashar Tamanggong mengakui, musibah apapun memang bisa terjadi kapan saja, di mana saja, dan kepada siapa saja. Musibah juga pastinya telah direncanakan tuhan, sehingga para korban tetap bersabar. Doktor lulusan Universitas Muslim Indonesia (UMI) makassar itu menambahkan, keseluruhan dana yang diperuntukan menyiapkan bantuan tersebut tidak terlepas dari peran positif Walikota Makassar, Moh.Ramdhan Pomanto dam jajarannya. Khususnya para ASN beragama Islam diambil 2,5 persen gajii melalui sistem payroll. Selain, itu ada pula zakat dari jajaran Polres pelabuhan, dan lainnya. Di antaranya, Perusda Perusda, intansi dan lembaga terkait lintas sektoral, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masjid, hingga orang perorang. Pernyataan senada dikemukakan H.Syahruddin Mayang. “Jadi, sekadar diketahui seluruh dana yang diperuntukan untuk bantuan korban kebakaran ini bersumber dari ASN muslim dan guru guru muslim dari Pemerintah Kota Makassar. Termasuk dari para muzakki, atau orang orang kaya yang ada di Kota Makassar. Kesemuanya ini tentunya atas instruksi Walikota Makassar, bapak Danny Pomanto,” ujarnya. Di bagian lain, pria kelahiran Barru, 5 Oktober 1970 ini menyebutkan, selain para ASN muslim, termasuk didalamnya jajaran Perusda di Ibukota Sulawesi Selatan ini, saat ini BAZNAS Makassar atas gagasan walikota dua periode tersebut saat ini melibatkan peran baik dari Ketua RW, maupun Ketua RT se Makassar. Begitu pentingnya ZIS, maka saat bertemu salah seorang Ketua RT di lokasi kebakaran di Jalan Dg Regge, Lorong 4, RT 08, RW 04, Kelurahan Wala-Walaya, Kecamatan Tallo, H.Syahruddin Mayang juga mengajaknya memperkuat pengumpulan zakat di lingkungannya. “Para RW dan RT mendekati 6000 orang telah dilantik oleh bapak Walikota Makassar, di anjungan pantai Loasri, belum lama ini. Kami juga mulai melakukan bimbingan teknis kepada para RT dan RW. Semoga, niatan baik untuk memajukan ummat dan keummatan di Kota Makassar ini tercapai,” urainya didampingi tim BAZNAS masing masing Sudirman, H.Arifuddin, Mudassir Idrus, dan Syarifuddin Pattisahusiwa, serta sejumlah mahasiswa magang dari Universitas Muhammadiyah Makassar. Selain RT/RW, BAZNAS Makassar juga menggagas pembentukan UPZ di pasar pasar, di ruko ruko, di Perusda Parkir, terminal, badan badan usaha, di kawasan Indutsri Makassar (KIMA), dan lainnya. Seperti diketahui, kebakaran di permukiman penduduk di Bara-baraya menyebabkan 12 rumah yang dihuni 22 kepala keluarga hangus. Sementara di di Jalan Dg Regge, Lorong 4, RT 08, RW 04, Kelurahan Wala-Walaya, Kecamatan Tallo, satu rumah yang terdiri dari tiga petak pun hangus. Akibat kebakaran di Jalan Rege, pemilik rumah yang iuga suami istri yakni Hasbullah dan Sitti yang sudah lanjut usia menderita luka bakar dan mesti mendapatkan perawatan medis di rumah sakit Ibnu Sina.
BERITA22/08/2024 | Syarifuddin P
BAZNAS Kota Makassar, distribusikan Beasiswa Pendidikan untuk semua Jenjang
BAZNAS Kota Makassar, distribusikan Beasiswa Pendidikan untuk semua Jenjang
adan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar, menyerahkan lagi bantuan biaya pendidikan bagi mustahik. Bantuan diserahkan pimpinan lembaga amil beralamat di Jalan Teduh Bersinar Nomor 5 Makassar, Ahad, 17 Desember 2023 pagi ini. Sebelumnya, pada Sabtu, 5 Agustus 2023 lalu lembaga pemerintah nonstruktural ini menyerahkan bantuan serupa kepada 198 penerima. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kota Makassar, H.Jurlan Em Saho’as dalam laporannya mengemukakan, ke 291 penerima itu berasal dari, SD sebanyak 47 orang, SMP/sederajat 147 orang, SMA/SMK/sederajat 28 orang, S1 sebanyak 56 orang, S2 sebanyak 4. Termasuk 4 orang penyelesaian S1 dan 5 orang penyelasaian S2. “Jadi jumlah keseluruhan penerima bantuan pendidikan dari BAZNAS Makassar ini sebanyak 291 penerima. Jumlah keseluruhan biaya sebesar Rp380.750.000,” tuturnya, pada kegiatan yang juga dihadiri Kepala SMPN 5, Firman,S.Pd,M.Pd dam yang mewakili Kepala SMPN 13 Makassar tersebut. H.Jurlan Em Saho;as mengakui, seluruh biaya yang diperuntukan untuk bantuan pendidikan tersebut berasal dari zakat, infak dan sedekah (ZIS) aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar muslim, termasuk guru guru, mulai dari SD hingga SMP. ZIS juga dari masjid masjid, dari orang perorang, termasuk dari jajaran Polres Pelabuhan Makassar.Jurnalis yang juga seniman ini menambahkan, selain beasiswa bagi 291 penerima yang diserahkan pagi ini, pada 23 Desember mendatang, BAZNAS Makassar bekerjasama Dinas Pendidikan Kota Makassar akan menyerahkan bantuan pendidikan kepada 1000 anak mustahik duduk di bangku SD dan SMP. Pernyataan senada dikemukakan Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kota Makassar, Ahmad Taslim Mattameng. Saat mewakili Ketua BAZNAS Makassar, Ahmad Taslim mengharapkan, para penerima untuk selalu membangun kebersamaan dengan BAZNAS Makassar. Artinya, demikian pengasuh pondok pesantren Galesong Baru ini, setelah kembali ke lingkungan masing masing mereka bisa menyebarluaskan BAZNAS Kota Makassar. “BAZNAS Makassar akan terus hadir di tengah tengah masyarakat untuk berbagi, demi ummat dan keumatan,” tutupnya. Terpisah, Kepala SMPN 5 Kota Makassar, Firman,S.Pd,M.Pd mengaku bangga dengan BAZNAS Kota Makassar yang memberikan biaya pendidikan, di antaranya kepada anak anak didiknya. “Sebagai pimpinan di SMPN 5 Makassar, tentunya kami berterima kasih kepada BAZNAS Makassar. Nantinya, akan akan kami sampaikan kepada para guru di SMPN 5, bahwa ternyata infak setiap bulan yang diserahkan ke BAZNAS Makassar membuahkan hasil. Yaitu, anak anak didik kami yang menerima manfaatnya,” urianya. (din pattisahusiwa-tim media kota makassar)
BERITA22/12/2023 | Astin Setiawan
223 Rumah tak Miliki Jamban di Kodingareng, BAZNAS Makassar Siap Kolaborasi
223 Rumah tak Miliki Jamban di Kodingareng, BAZNAS Makassar Siap Kolaborasi
Tingginya angka buang air besar pada sembarang tempat, atau open defecation, berpengaruh, baik secara ekonomi, maupun kesehatan. Persoalan inilah mengemuka saat penyuluhan sanitasi dan kampung zakat oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar di Pulau Kodingaren, Sabtu, 10 September 2022. Pada penyuluhan yang juga dihadiri Lurah Kodingareng, Ronny Catur Prabowo, S.STP, perwakilan Puskemas, ketua ketua RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh perempuan, hingga pengurus masjid itu mengharapkan, BAZNAS Kota Makassar membantu masyarakat, utamanya menyediakan jamban keluarga. Pasalnya, setidaknya, di kelurahan yang masuk dalam gugusan Kecamatan Pulau Sangkarang ini, masih membutuhkan 223 buah jamban keluarga. “Open Defecation Free (ODF), atau Stop Buang Air Besar Sembarangan, adalah kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan. Pembuangan tinja yang tidak memenuhi syarat sangat berpengaruh pada penyebaran penyakit berbasis lingkungan,” tutur perwakilan Puskesmas Kodingareng, seraya menambahkan,. Sebagian warga juga masih membuiat tinja di jambang tetangga. Karena itu, warga mengharapkan, ada pelibatan BAZNAS Kota Makassar membantu penyediaan jamban, sehin gga masyarakat tidak lagi membuang tinja di sembarangan tempat. Misalnya ke laut. Mendengar keluhan warga, Pelaksana Tugas Ketua BAZNAS Kota Makassar, Ahmad Taslim dan Wakil Ketua II Bidang Pendayagunaan dan Pendistribusian, H.Jurlan Em Saho’as, sama sama mengemukakan, pihaknya sangat prihatin dengan kondisi demikian, utamanya yang diakibatkan sanitasi buruk. Baik Ahmad Taslim, maupun H.Jurlan Em Saho’as mengaku, lembaga lembaga pemerintah nonstruktural beralamat di Jalan Teduh Bersinar, No 5 Kecamatan Rapocini, Kota Makassar ini siap berkolaborasi untuk penyediaan jamban keluarga. “Berbagai masukan, harapan warga Pulau Kodingareng ini akan dibahas kembali ditingkat komisoner BAZNAS Kota Makassar. Termasuk jumlahnya yang akan dibuat,” tutur H.Jurlan Em Saho’as, seraya menambahkan, pekan lalu, BAZNAS Makassar juga telah melakukan kunjungan ke Pulau Lakkang di antaranya melihat sanitasi di pulau kecil yang masuk dalam wilayah kecamatan Tallo tersebut. Seperti diketahui, Open Defecation Free (ODF), atau Stop Buang Air Besar Sembarangan, adalah kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan. Pembuangan tinja yang tidak memenuhi syarat sangat berpengaruh pada penyebaran penyakit berbasis lingkungan. (din pattisahusiwa)
BERITA11/09/2022 | Syarifuddin P
Peringati Hari Jadi Kota Makassar, BAZNAS Ucapkan Selamat
Peringati Hari Jadi Kota Makassar, BAZNAS Ucapkan Selamat
Ahad, sembilan November hari ini, Kota Makassar merayakan hari jadinya ke 418 tahun. Hari jadi kota berpenduduk lebih 1,5 juta jiwa ini menjadi momen untuk mengenang sejarah, masa lalu, sekaligus menjadi inspirasi masa depan yang lebih baik. Bagi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar, momentum hari jadi Makassar tahun ini, memiliki resonansi yang jauh lebih dalam dan krusial . Yakni, sebuah refleksi spiritual dan panggilan untuk meningkatkan kesejahteraan yang merata, dan berkeadilan bagi umat di kota yang kini dipimpin Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham ini. Di sisi lain, lembaga pemerintah nonstruktural berkantor di Jalan Teduh Bersinar No 5, Kecamatan Rappocini ini melihat, hari jadi Makassar tidak sekadar perayaan numerik —sesuatu yang berhubungan dengan angka dan perhitungan matematika semata, melainkan sebuah kesempatan untuk mengukur sejauh mana Makassar sebagai Kota Madani —yaitu kota yang merujuk pada konsep masyarakat beradab, beradab tinggi, dan beradab yang memiliki peradaban yang maju. Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar, HM.Ashar Tamanggong mengemukakan, Makassar yang madani bukan hanya tentang gedung mewah, atau jalan tol yang megah, melainkan tentang kualitas hidup spiritual dan sosial setiap individu di dalamnya. Ini berarti berkurangnya angka kemiskinan, terangkatnya martabat mustahik (penerima zakat), terwujudnya kemandirian ekonomi di lapisan masyarakat paling bawah, serta terbangunnya solidaritas sosial yang kokoh. “ Namun, kita semua berharap, dibalik kemilau gedung-gedung tinggi dan pesatnya teknologi, BAZNAS sadar bahwa masih ada saudara-saudara kita yang membutuhkan uluran tangan. Karena itulah, tugas kami (BAZNAS Makassar) adalah, memastikan tidak ada satu pun warga Makassar yang tertinggal dalam perjalanan kemajuan ini ,” jelas, Ashar Tamanggong, Sabtu, 8 November kemarin. Dalam pandangan BAZNAS Makassar, demikian Ashar Tamanggong, hari jadi ke-418 tahun ini adalah saat yang tepat untuk mengukuhkan kembali komitmen bersama – pemerintah, dan masyarakat – untuk memastikan bahwa roda pembangunan tidak meninggalkan mustahik . “Di usia yang semakin matang ini, Makassar terus menunjukkan jati dirinya sebagai kota yang tangguh, adaptif, dan inovatif ,” ujarnya. Di sisi lain, BAZNAS membayangkan , hari jadi Makassar 2025 sebagai sebuah perayaan yang bukan hanya tentang kembang api dan hiburan , melainkan juga tentang "kembang hati" dan "hiburan jiwa" yang muncul dari aksi-aksi nyata kepedulian. “Kita diharapkan bersama bahwa, di balik kilau kota Makassar ini, setidaknya ada tangan-tangan yang disentuh, senyum-senyum yang merekah dari mereka yang sebelumnya terpinggirkan, dan harapan yang tumbuh dari benih-benih zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang disalurkan kepada mustahik. Zakat untuk Makassar yang Lebih Baik , termasuk peran zakat dalam mengatasi berbagai isu sosial, dari kemiskinan hingga pendidikan ,” tuturnya. ATM—sapaan akrab Ashar Tamanggong, momentum hari jadi Makassar 2025 harus dimaksimalkan untuk mengintensifkan Gerakan Zakat Produktif. Sebelum menutup pernyataanya, dai kondang yang juga mantan ketua lembaga Dakwah NU Kota Makassar ini menyampaikan pesan, harapan , dan komitmen, dari BAZNAS untuk Kota Makassar yang berulang tahun. “ Dirgahayu Kota Makassar! Semoga cahaya kebaikan terus menyinari setiap sudut kota ini,” tutup ATM. Pernyataan senada dikemukakan Wakil Ketua IV Bidang Adminitrasi, SDM, dan Umum BAZNAS Kota Makassar, H.Jurlan Em Saho'as. Jurnalis harian Pedoman Rakyat Ujung Pandang di masanya itu menambahkan, momen hari jadi Ibukota Sulawesi Selatan kali ini sebagai peluang untuk setidaknya meningkatkan kesadaran berzakat, berinfak, dan bersedekah. Tentunya, dilalui dengan berbagai sosialisasi yang relevan dengan tema hari jadi Makassar “Merajut Harmoni, Membangun Kebersamaan”. Melalui tema besar ini, BAZNAS Makassar mengajak lebih banyak muzakki (pemberi zakat) untuk menunaikan kewajiban ZIS mereka. “ Kita akan menunjukkan bagaimana setiap rupiah yang disalurkan melalui BAZNAS adalah investasi nyata dalam pembangunan sumber daya manusia dan kemandirian ekonomi , khususnya kaum dhuafa di Makassa ,” ujar H.Jurlan Em Saho'as. Dari Zakat, Infak, dan Sedekah para muzakki, termasuk didalamnya para ASN muslim Pemkot Makassar, maka program-program BAZNAS seperti bantuan pendidikan bagi anak-anak dhuafa, bantuan modal u saha mikro bagi mustahik UMKM, program kesehatan, serta bantuan bahan kebutuhan bahan pokok kaum renta. Keseluruhan bantuan yang disalurkan BAZNAS Makassar dimaksudkan untuk melihat kembali potret-potret senyum para mustahik yang terbantu, anak-anak yatim yang kini bisa bersekolah, para pelaku UMKM yang bangkit dengan modal bergulir, hingga para korban bencana yang mendapatkan uluran tangan. Oleh karena itu, BAZNAS, sebagai salah satu denyut nadi kemanusiaan di Makassar, telah berupaya menopang dan memperkuat fondasi sosial Makassar dari sisi spiritual dan kemandirian ekonomi. Di bagian lain, penyair Indonesia yang berhasil masuk top 10 juara lomba puisi dan cerpen 2023 tingkat nasional yang diselenggarakan Kumunitas Literasi Kita Indonesia lewat karya puisinya berjudul “Iqra atas nama Allah ini berjanji, BAZNAS Makassar akan menjadikan hari jadi Makassar 2025 sebagai ajang untuk memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Kota Makassar, UPZ-UPZ baik di masjid dan lembaga lainnya. Kolaborasi yang kuat dan penting untuk men ghadirkan ekosistem yang terintegrasi, di mana dana ZIS dapat bersinergi dengan program-program pemerintah Kota Makassar.
BERITA00/00/0000 | Syarifuddin Pattisahusiwa
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Makasar.

Lihat Daftar Rekening →