WhatsApp Icon
Dua Mahasiswa Kristiani Magang di BAZNAS Makassar

Dua mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Tridarma Nusantara Makassar, masing masing Agen Sefan dan Aldi, magang di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar. Kehadiran kedua mahasiswa ini agak mencolok, lantaran memiliki latar belakang Kristiani, tetapi memilih magang di lembaga yang berkaitan Islam.’

Ketua BAZNAS Kota Makassar, Dr.HM.Ashar Tamanggong menyambut hangat kedua mahasiswa Program Studi Manajemen SDM ini. Apalagi keduanya magang di satu satunya lembaga pemerintah nonstruktural yang mengelola zakat, Infak, Infak, dan Sedekah, atau ZIS.

HM.Ashar Tamanggong mengemukakan, kehadiran kedua mahasiswa di kampus beralamat di Jalan Kumala II No 51 Makassar, di BAZNAS Makassar begitu MULIA, lantaran baru pertama kali penganut non Islam magang di lembaga amil yang amanah, dan terpercaya berkantor di Jalan Teduh Bersinar Nomor 5 Kecamatan Rappocini ini.

Di sisi lain, jelas Doktor  asal Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar ini,  jika melihatnya melalui lensa Islam yang dalam—lensa yang mengangkat esensi keadilan, kemanusiaan, dan ihsan (keperluan)—maka kehadiran kedua mahasiswa ini justru menjadi refleksi yang sungguh enlighten, atau mencerahkan.

“Bisa saja, selama tiga bulan ber-magang di BAZNAS Kota Makassar, kedua mahasiswa non muslim ini dapat mempelajari mekanisme sosial Islam yang begitu solid. Bagaimana Islam itu memerhatikan dan mengangkat derajat mustahik—atau orang yang benar benar membutuhkan bantuan. Bahkan, bisa saja kedua mahasiswa ini dapat melihat bagaimana Islam adalah rahmatan lil alamin---rahmat untuk seluruh alam,” ujarnya.

Bahkan, jelas ATM—sapaan akrab da’i kondang ini, keduanya bisa juga membuktikan bahwa Islam itu memiliki makna yang begitu luas. Mulai dari sudut pandang keadilan sosial, dan tujuan syariah (maqashid syariah) untuk melindungi nilai hidup (hifzh al-nafs, al-mal).

Meski begitu, ATM mengakui, magang di BAZNAS Kota Makassar oleh siapapun wajib mengikuti program yang telah diterjemahkan dalam Rapat Kerja tahunan (RKT). Di antaranya melakukan pendistribusian bantuan kepada mustahik, melakukan pendataan dan verifikasi bersama tim yang terbentuk.

Pernyataan senada dikemukakan Wakil Ketua IV Bidang Adminitrasi, Umum, dan SDM, H.Jurlan Em Saho’as. Wartawan Harian Pedoman  Rakyat di masanya itu menambahkan, dalam pandangan Islam yang sempurna adalah yang mampu melihat manusia sebagai manusia terlebih dahulu.

‘Sebagai Wakil Ketua Bidang SDM di BAZNAS Makassar ini, tentunya kehadiran mahasiswa Manajemen SDM STIE Tridarma Nusantara ini sangat tepat, meski kedua mahasiwa ini beda agama. Bagi kami, keduanya bisa belajar bahwa, zakat, infak, dan sedekah adalah bahasa cinta kepada sesama. Dan bisa juga mereka dapat merasakan bahwa mengurus harta untuk orang lain adalah sebuah kehormatan spiritual,” urainya.

Seniman yang juga sutrada ini menambahkan, bagi umat Islam, mereka seharusnya tidak melihat dua mahasiswa magang ini sebagai hal aneh atau ketidaksempurnaan, tetapi sebagai cermin. Cermin yang memantulkan bahwa ajaran Islam tentang distribusi, dan tentunya keduanya juga kepingin tahu rasa tashawwur (ingin tahu) pada kondisi sesama manusia, bisa menginspirasi.

Sementara itu, Agen Sefan dikonfirmasi mengaku, sebagai mahasiswa STIE Tridarma Nusantara angkatyan 2023, dirinya dan rekannya bukan semata membangun kepercayaan diri dalam menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, melainkan sekaligus dapat memetik pengalaman lapangan berharga.

“Tentunya, saya dan teman yang kebetulan satu daerah di Mamasa yang berkuliah di STIE Tridarma Nusantara Makassar, memiliki kesempatan yang sama memperoleh pengetahuan tambahan lapangan sebanyak banyaknya di BAZNAS Makassar ini. Setelah itu, nantinya kami menyusun laporan di kampus,” ujar mahasiswa angkatan 2023, asal Desa Salukadi (Salu—sungai, kadi—sejenis pohon), Kecamatan Bambang, Kabupaten Mamassa, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) ini.

Menurut anak sulung dari dua bersaudara pasangan Melkias dan Erna yang lahir di Salukadi, 15 Pebruari 2005 yang menyelesiakan studi di SMAN 03 Mamassa ini, dari sisi Manajemen SDM, maka ber-magang di BAZNAS Makassar sangat tepat. Apalagi, BAZNAS itu sendiri umumnya bernuansa positif, terutama dalam aspek sosial dan kemanusiaan. 

"Saya dan teman magang di BAZNAS Makassar ini sangat tenang, apalagi seluruh jajaran di sini juga baik," jelas Agen Sefan, seraya mengaku dosen pembimbing dalam ber-magang di BAZNAS Makasar ini adalah Emma Rahmawati.

 

20/02/2026 | Kontributor: Syarifuddin Pattisahusiwa
BAZNAS Makassar-Maybank Resmikan Sumur bor dan Tampungan Air Bersih Senilai Rp37.500.000

Ketersediaan air bersih di tengah dinamika kehidupan modern, utamanya di kawasan perkotaan yang padat, tetap menjadi salah satu tantangan krusial. Di Kota Makassar misalnya.

Meski begitu, di Ibukota Sulawesi Selatan ini, optimisme kembali hadir. Pasalnya, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar berkolaborasi dengan PT. Maybank Indonesia Finance Cabang Makassar, Kamis, 12 Pebruari pagi meresmikan penggunaan sumur bor, dan bak penampungan air bersih bagi warga di Jalan Tabbaka, RT/RW001/004, Kelurahan Bira, Kecamatan Tamalanrea.

Hadir pada peresmian itu di antaranya, Ketua BAZNAS Kota Makassar (Dr.HM.Ashar Tamanggong) bersama jajarannya,  Branch Manager PT Maybank Indonesia Finance Cabang Makassar (Bagus Sugiarto) dan jajarannya, Lurah Bira (Andi Zakaria Razak,S.Stp,MM), serta masyarakat penerima manfaat.

Di sela sela peresmian sumur bor dan bak penampungan air bersih yang dibangun pada Jumat, 7 November 2025 lalu, HM.Ashar Tamanggong menyambut baik kehadiran Maybank Indonesia Finansial Cabang Makasar, utamanya dalam membantu masyarakat, apalagi di wilayah pinggiran.

Kolaborasi Maybank dan BAZNAS Makassar dalam program pemberdayaan masyarakat melalui penyediaan fasilitas air bersih, bukan semata dukungan material, tetapi juga simbol komitmen begitu kuat untuk menghadirkan perubahan positif dalam kehidupan penerima manfaat.

Menurut ATM—sapaan akrab Doktor Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar ini, peresmian penyediaan air bersih di kawasan yang sebelumnya mengalami keterbatasan akses air, menjadi momentum penting.

"Bagi BAZNAS Makassar, tentunya kolaborasi ini menggabungkan kekuatan yang dimiliki Maybank dalam sumber daya finansial, dalam menghadirkan kemitraan dengan masyarakat. Kemitraan ini juga adalah wujud dari visi BAZNAS untuk memastikan akses layanan dasar yang setara bagi semua kalangan," ujarnya, didampingi Kabag II BAZNAS Nabil Salim.

Di bagian lain ATM mengakui, kehadiran BAZNAS Kota Makassar, memiliki tanggung jawab yang meluas melampaui sekadar penyaluran zakat, infak, maupun sedekah yang diterima dari para Muzaki. Kareanya, apa yang dilakukan BAZNAS Makassar merupakan retensi nyata dari kepedulian sosial, memiliki resonansi spiritual yang sangat kuat dan mendalam dalam pandangan agama Islam.

“Kita semua ketahui bahwa, pembangunan pompa air oleh BAZNAS Makassar adalah sebuah amal saleh yang bersandar pada tiga pilar utama dalam syariat. Yaitu, pentingnya air bagi kehidupan, keutamaan sedekah jariyah, dan peran institusi amil sebagai pelayan umat,” ujarnya.

Memberikan air kepada yang kehausan atau memastikan mereka memiliki air untuk bersuci (wudhu dan mandi), jelas ATM, adalah sebuah ibadah yang bernilai demikian tinggi.

“Karenanya, saat BAZNAS Makassar membangun pompa air, mereka tidak hanya mengalirkan cairan, tetapi juga menyediakan sarana untuk menegakkan ibadah (shalat) dan menjaga kesehatan. Kesemuanya itu merupakan prasyarat bagi kehidupan yang produktif dan berakhir,” urainya.

Pernyataan senada dikemukakan Branch Manager PT Maybank Indonesia Finance Cabang Makassar, Bagus Sugiarto. Ia menambahkan, kolaborasi dengan BAZNAS Makassar membuktikan bahwa, solusi kompleks seperti krisis air bersih dapat diatasi melalui kerja sama lintas sektor.

Maybank dan BAZNAS Makassar tidak hanya memberikan air, melainkan menghadirkan harapan. Kemitraan seperti ini mengingatkan kita bahwa, kemajuan masyarakat adalah tujuan bersama yang dapat dicapai jika seluruh pihak berkomitmen untuk bekerja sama.

Secara keseluruhan, PT Maybank Indonesia Finance menyalurkan dana kebajikan perusahaan sebesar Rp340.000.000 melalui BAZNAS RI. Penyerahan dana kebajikan perusahaan tersebut diselenggarakan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Rabu (7/1/2026). Dana sebesar itu diperuntukan di delapan lokasi di seluruh Indonesia, salah satunya Kota Makassar.

Seperti dikemukakan Presiden Direktur PT Maybank Indonesia Finance, Alexander mengatakan sangat mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan bersama BAZNAS dalam program penyediaan air bersih melalui dana kebajikan ini.

“Saya sangat senang sekali kita bisa melakukan kerja sama ini, semoga kolaborasi ini dapat terus terjalin ke depannya agar semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati kebermanfaatan dari dana infak perusahaan kami,” ujarnya.

Menurutnya, dana kebajikan perusahaan yang disalurkan merupakan bentuk komitmen Maybank Finance dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan melalui dukungan terhadap Program Bantuan Penyediaan Air Bersih yang dilaksanakan bersama BAZNAS RI.

Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap air bersih, khususnya di 8 wilayah rawan kekeringan, yaitu Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan dan  Sulawesi Selatan.

“Air bersih dan sanitasi layak merupakan kebutuhan dasar yang memiliki dampak langsung terhadap kesehatan, produktivitas, dan kualitas hidup masyarakat. Melalui program ini, PT Maybank Indonesia Finance berkontribusi dalam pembangunan sumur bor, tandon air, serta saluran distribusi air yang memungkinkan masyarakat memperoleh akses air bersih secara berkelanjutan, terutama saat musim kemarau,” tutupnya.

Sementara sejumlah warga penerima manfaat menyampaikan terima kasih baik kepada BAZNAS Makassar, maupun Maybank. Tentunya, program kolaborasi BAZNAS bersama Maybank ini membawa perubahan nyata.

"Kami sejak lama harus membeli air bersih dari truk tangki dengan harga mahal, atau meminum air yang terkontaminasi. Sekarang, anak-anak saya bisa minum air yang sehat, dan waktu yang sebelumnya untuk mengambil air bisa dialokasikan untuk belajar atau perekonomian rumah tangga," ujarnya, serfaya menambahkan, selain manfaat kesehatan, adanya air bersih juga berdampak pada perekonomian. 

12/02/2026 | Kontributor: Syarifuddin Pattisahusiwa
BAZNAS Makassar Apresiasi Penetapan 8 Pimpinan BAZNAS RI

 

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar, Dr.H.M.Ashar Tamanggong menyambut baik penetapan delapan pimpinan BAZNAS-RI. Penetapan ke delapan pimpinan lembaga pemerintah non struktural melalui paripurna DPR-RI.

Rapat penetapan Dikdik Sodik Mudjahid, bersama tujuh rekannya masing masing  Zainut Tauhid Saadi, Rizaludin Kurniawan, Saidah Sakwan, Syarifuddin, Idy Muzayyad, Mokhamad Mahdum, serta Neyla Saida Anwar itu dipimpin Wakil Ketua DPR Saan Mustopa, didampingi Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal di ruang paripurna DPR-RI, Gedung Nusantara II MPR/DPR/DPD Senayan Jakarta, Selasa, 10 Pebruari 2026.

Ke delapan calon pimpinan baru BAZNAS periode 2026-2031 itu melalui paripurna ke-13 masa persidangan III tahun sidang 2025-2026. Dihadiri 292 dari 579 anggota parlemen dari seluruh fraksi yang ada di DPR-RI.

Penetapan ke delapan pimpinan BAZNAS-RI ini setelah mendapat laporan Komisi VIII, atas hasil pemberian pertimbangan calon anggota BAZNAS RI dari unsur masyarakat, laporan Komisi IX atas uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) atas calon anggota Dewan Pengawas BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan yang dilanjutkan pengambilan keputusan.

Dr.H.M.Ashar Tamanggong mengaku, bersama empat rekannya di BAZNAS Makassar masing masing Ahmad Taslim, Syahruddin Mayang, Waspada Santing, dan H.Jurlan Em Saho’as, tentunya menyambut baik, sekaligus mengucapkan selamat dan memberikan apresiasi setinggi tingginya kepada pimpinan baru BAZNAS RI.

Tentunya, ke delapan pimpinan baru yang baru ditetapkan para wakil kita di parlemen, merupakan bentuk demokrasi yang sehat dan transparan, serta mencerminkan kemajuan dalam pengelolaan zakat di Indonesia. Di sisi lain, Pimpinan BAZNAS RI baru ini memiliki tugas besar untuk memaksimalkan potensi zakat sebagai instrumen strategi pemberdayaan masyarakat, dan penanggulangan kemiskinan.

"Kami di BAZNAS Makassar, dan tentunya BAZNAS se Indonesia menyambut baik hasil paripurna DPR RI ini. Pemilihan pimpinan BAZNAS RI baru ini menunjukkan bahwa, lembaga zakat di Indonesia terus bergelut menuju tata kelola yang lebih baik, efektif, dan efisien, " tutur ATM-sapaan akrabnya.

Mantan Ketua Lembaga Dakwah NU Kota Makassar itu berharap, ke depan BAZNAS RI dengan pimpinan baru, terus membumikan lembaga amil ini atas peran pentingnya membangun kesejahteraan sosial, dan ekonomi bagi masyarakat, terutama dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang membutuhkan.

ATM bersmaa rekan rekan di BAZNAS Makassar juga percaya bahwa, dengan komitmen, integritas, dan kerja sama yang erat antara seluruh pemangku kepentingan, BAZNAS RI dapat mencapai tujuan mulia.

Dengan demikian, jelas doktor lulusan Pascasarjana Univeristas Muslim Indonesia (UJMI) Makassar itu berharap bahwa, dibawah kepemimpinan baru, BAZNAS RI dapat terus berkembang dan menjadi contoh bagi lembaga-lembaga zakat lainnya di Indonesia, serta meningkatkan peran strategisnya dalam pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat.

‘Kami di BAZNAS Makassar siap memberikan dukungan penuh dan sinergi untuk mencapai tujuan bersama dalam mengelola zakat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selamat dan sukses untuk pimpinan BAZNAS RI baru. Kami berdoa, semoga Allah SWT memberikan petunjuk dan kekuatan dalam mengemban amanah ini," tutupnya.

10/02/2026 | Kontributor: Syarifuddin Pattisahusiwa
Ketua BAZNAS Makassar Hadiri Penandatanganan MoU Ormas Islam-Kemenag Sulsel

 

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar, Dr.H.Ashar Tamanggong menghadiri Penandatanganan Memorendum of Understanding (MoU), antara Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka-Kemenag) Provinsi Sulawesi Selatan dengan pimpinan Organisasi Masyarakat (Ormnas) Islam se Sulawesi Selatan.

Penandatangan MoU yang berlangsung di Aula Kantor Kemenag Sulawesi Selatan, Jalan Nuri, Senin, 9 Pebruari 2026  itu juga dihadiri Menteri Agama-RI, Prof.Dr.H.Nasaruddin Umar, Ketua BAZNAS Sulawesi Selatan, Dr.dr.H.Kidri Alwi, Ketua Umum DPP IMMIM, Dr. KH. Muhammad Ishaq Samad, MA, dan undangan lainnya.

Penandatangan MoU ini merupakan  momentum penting, utamanya memperkuat sinergi dalam pembinaan kehidupan keagamaan, penguatan moderasi beragama, serta peningkatan kualitas pelayanan umat di provinsi yang kini dipimpin Andi Sudirman Sulaiman dan Fatmawati Rusdi ini.

Dr.H.Ashar Tamanggong dikonfirmasi usai MoU mengaku, penandatangan nota kesepahaman tersebut sebagai penanda, sekaligus optimisme akan masa depan yang lebih baik. Bahkan, antara Kementerian Agama Sulawesi Selatan dengan Ormas Islam berkomitmen menjadikan agama sebagai sumber inspirasi kebaikan. Sebab, agama itu demikian menyejukkan.

Di bagian lain, H.Ashar Tamanggong mengemukakan, moderasi beragama yang diusung pemerintah saat ini membutuhkan peran aktif Ormas Ormas Islam. Apalagi, di tengah tumbuhnya polarisasi, Ormas Islam diharapkan menjadi agen penyimbang.

 "Kita ketahui bahwa, Islam adalah agama rahmattan lilalamin. Makanya, tidak bisa terikat pada kebencian. Selain itu, Ormas Islam juga turut menyukseskan program nasional seperti penguatan karakter bangsa, hingga pengentasan kemiskinan melalui pendekatan spiritual. Jika berjalan dengan baik, tentunya, Sulawesi Selatan menjadi contoh kolaborasi antara kearifan lokal dan visi modern,” jelas da’i kondang kelahiran Takalar ini.

Doktor dengan predikat Cumlaude di Pasca Sarjana Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, 10 Pebruari 2025 itu menambahkan, salah satu poin penting dalam MoU yang ditandatangani di hadapan Menteri Agama menyangkut ekonomi ummat berbasis masjid.

Ekonomi Ummat berbasis masjid jelas mantan Ketua Lembaga Dewan Dakwah NU Kota Makassar itu menegaskan, akan makna “berbagi” dalam Islam.

“Yang perlu digaris bawahi bahwa, berbagi itu bukan sekadar memberi, melainkan memberdayakan. Dengan mengintegrasikan zakat, infaq, dan sedekah ke dalam ekosistem masjid, tentunya akan membuka jalur baru bagi pertumbuhan ekonomi berbasis nilai-nilai keagamaan,” demikian ATM-sapaan akrabnya.

Sementara itu, Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar menekankan pentingnya kolaborasi strategis antara pemerintah dan Ormas Islam sebagai mitra utama dalam menjaga harmoni sosial, memperkuat nilai-nilai keagamaan yang moderat, serta merawat persatuan umat di tengah dinamika masyarakat yang terus berkembang.

Mantan Ketua II Bidang Adminitrasi Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali—kini Universitas Islam Makassar (UIM) itu menambahkan, Ormas Islam memiliki peran sentral dalam dakwah, pendidikan keagamaan, dan penguatan akhlak sosial, sehingga sinergi yang terbangun melalui MoU diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi umat dan bangsa.

09/02/2026 | Kontributor: Syarifuddin Pattisahusiwa
BAZNAS Kota Makassar Melalui BTB Respon Cepat Kebakaran di Bulogading

Makassar - BAZNAS Kota Makassar melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kota Makassar bergerak cepat merespons musibah kebakaran yang terjadi di Jl. Bulogading RT/RW 001/002, Kelurahan Bulogading, Kecamatan Ujung Pandang. Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Kamis, 05 Februari 2026 pukul 18.30 WITA dan mengakibatkan 5 rumah rusak berat serta 7 Kepala Keluarga (KK) terdampak.

Sebagai bentuk kepedulian dan respon kemanusiaan, BTB Kota Makassar menyalurkan bantuan logistik kedaruratan kepada para korban terdampak pada Jumat, 06 Februari 2026. Bantuan diserahkan langsung oleh Komandan BTB Kota Makassar, didampingi satu relawan BTB serta mahasiswa magang Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar yang turut membantu proses distribusi di lokasi kejadian.

Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kota Makassar dalam menghadirkan layanan cepat tanggap bencana bagi masyarakat yang mengalami musibah. Kehadiran BTB di lokasi diharapkan dapat meringankan beban awal para korban melalui pemenuhan kebutuhan dasar pada masa tanggap darurat.

 

BAZNAS Kota Makassar terus mengoptimalkan peran BTB sebagai unit respon kebencanaan yang siap bergerak cepat ketika masyarakat membutuhkan bantuan, sekaligus memastikan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah dapat memberikan manfaat nyata dalam situasi darurat kemanusiaan.

06/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Makassar

Berita Terbaru

BAZNAS Makassar Ajak "Gen-Z" Sosialisasikan Zakat
BAZNAS Makassar Ajak "Gen-Z" Sosialisasikan Zakat
Makassar, 31 Oktober 2024 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar terus memperkuat program-programnya untuk memberdayakan masyarakat dan mengentaskan kemiskinan di Indonesia. Kali ini, BAZNAS menargetkan Generasi Z sebagai generasi muda yang aktif di dunia digital untuk bersama-sama memaksimalkan potensi zakat. Dalam ajakan yang disampaikan melalui berbagai platform media sosial, BAZNAS mengajak Generasi Z untuk berperan dalam mendorong kesejahteraan sosial lewat zakat. Generasi Z, yang saat ini berusia antara 18 hingga 25 tahun, memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari perubahan sosial. Melalui pemanfaatan teknologi, BAZNAS berharap dapat mendorong mereka untuk berpartisipasi aktif dalam berzakat. Ketua BAZNAS Kota Makassar, [Ashar Tamanggong], menegaskan bahwa kesadaran berzakat sejak usia muda akan memberikan dampak positif jangka panjang bagi kehidupan sosial. “Kami melihat Generasi Z sebagai agen perubahan yang sangat kuat, apalagi dengan kecenderungan mereka yang peduli terhadap isu sosial dan kemanusiaan. Dengan melibatkan mereka dalam berzakat, kita bisa bersama-sama membantu masyarakat yang membutuhkan dan menumbuhkan rasa empati sejak dini,” ujar [Ashar Tamanggong]. Dalam kampanye ini, BAZNAS menggunakan pendekatan digital yang inovatif, dengan berbagai kegiatan seperti webinar, konten edukatif di media sosial, serta kolaborasi dengan para influencer Gen Z untuk menyebarkan pesan pentingnya zakat. Melalui upaya ini, BAZNAS berharap Generasi Z tidak hanya sekadar menyumbang, tetapi juga mengerti peran zakat dalam pengentasan kemiskinan dan pemerataan kesejahteraan di Indonesia. Berzakat dengan Mudah Melalui Platform Digital BAZNAS menyediakan kemudahan berzakat melalui platform digital, memungkinkan Generasi Z untuk berdonasi hanya dengan beberapa langkah di aplikasi mobile dan website. Fitur ini dirancang agar pengalaman berzakat menjadi lebih mudah, aman, dan transparan. Dengan cara ini, Generasi Z dapat berzakat kapan saja dan di mana saja, sesuai dengan kenyamanan mereka. “Kami ingin memastikan bahwa berzakat dapat menjadi bagian dari gaya hidup Generasi Z. Dengan memberikan akses yang mudah dan transparan, kami berharap berzakat dapat dilakukan secara rutin sebagai bentuk kontribusi mereka untuk bangsa,” tambah [Ashar Tamanggong]. Dengan dukungan Generasi Z, BAZNAS optimis dapat memperluas jangkauan distribusi zakat, mengentaskan kemiskinan, dan menciptakan kehidupan yang lebih sejahtera bagi masyarakat Indonesia.
BERITA31/10/2024 | Astin Setiawan
BAZNAS Makassar - Edukasi Zakat Profesi ASN Guru
BAZNAS Makassar - Edukasi Zakat Profesi ASN Guru
Melalui kegiatan sosialisasi di sekolah sekolah, BAZNAS Makassar edukasi para guru guru ASN mengenal zakat profesi. Pelaksanaan kegiatan ini sudah berlangsung pada bulan oktober yang masif dilakukan pasca rapat koordinasi khusus bersama Dinas Pendidikan dan para kepala sekolah SMP dan ketua K3S beberapa pekan lalu. Kedatangan BAZNAS di sekolah disambut baik oleh para guru guru yang ingin memahami lebih jauh terkait pemanfaatan zakat dan pengelolaannya di BAZNAS Kota Makassar.
BERITA31/10/2024 | Astin Setiawan
Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H, BAZNAS Salurkan Zakat untuk Pendidikan
Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H, BAZNAS Salurkan Zakat untuk Pendidikan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar, menyerahkan bantuan pendidikan kepada pelajar dan mahasiswa di semua tingkatan. Besaran bantuan yang dberikan Rp650 juta. Selain bantuan pendidikan, lembaga pemerintah nonstruktural ini juga menyerahkan bantuan modal usaha kepada pelaku UMKM. Jumlahnya pun lumayan besar. Bantuan sebesar Rp650 juta itu diserahkan secara simbolis masing masing oleh Pj.Walikota Makassar diwakili Asisten II Pemkot Makassar (Fathurrahim,M.SI), Kakandepag Kota Makassar diwakili Kabid Hajii dan Umrah (H.Ambo Sakka), dan Ketua BAZNAS Kota Makassar (H.Ashar Tamanggong) di sela sela peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, Ahad 20 Oktober 2024. Keseluruhan asal dana yang diserahkan berasal dari para muzaki, utamanya para ASN dan guru guru muslim se Kota Makassar, jajaran Polres Pelabuhan Makassar, jajaran Perusda Kota Makassar, UPZ Masjid se Kota Makassar, hingga orang perorang– bukan saja di Kota Makassar, melainkan daerah dan kota lain yang sangat peduli dengan keutamaan berzakat, berinfak, dan bersedekah. Para penerima bantuan pendidikan tersebut mulai dari murid SD, SMP,SMA, mahasiswa S1,S2,S3, dan mahasiswa luar negeri. Besaran yang diterima bervariasi, Rp1 juta, hingga Rp5 juta. Asisten II Pemkot Makassar Fathurrahim saat membacakan sambutan Pj Walikota Makassar mengemukakan, apa yang dilakukan BAZNAS Makassar memberi makna betapa lembaga amil terpercaya dan amanahberlamat di Jalan Teduh Bersinar Nomor 5 Makassar itu memiliki peran penting dalam memajukan anak anak didik, utamanya berasal dari keluarga kurang mampu. Di bagian lain Fathurrahim menyambut baik jajaran pimpinan dan staff BAZNAS Kota Makassar yang telah memberi perharian besar kepada kemajuan anak anak didik di kota berpenduduk lebih 1,5 juta jiwa iin. “Pemerintah Kota melihat, apa yang dilakukan BAZNAS Kota Makassar menjadi penting, utamanya dalam hal pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dengan baik dan benar,” ujarnya seraya mengharapkan agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik. Pernyataan senada dikemukakan H.Ambo Sakka. Mewakili Kakandepag Kota Makassar, Ambon Sakka menambahkan, BZNAS Makassar telah memerankan tugas dan tanggungjawabnya mengelola zakat, infak, dan sedekah dengan baik dan benar. Sementara itu, H.Ashar Tamanggong mengakui, BAZNAS Makassar sekadar menyalurkan apa yang menjadi tanggungjawab mereka. Pasalnya, keseluruhan dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan para Muzakki kepada BAZNAS Makassar kesemuanya diserahkan seperti tuntunan Al-Qur’an. “Jadi, bantuan pendidikan dan UMKM merupakan wujud kolaborasi strategis antara BAZNAS Makassar dengan para Muzakki. Dan, bantuan seperti ini bukan hari ini saja, melainkan jauh jauh hari, dan akan terus dilakukan bantuan serupa. Bantuan ini akan terus ditingkatkan, jika saja para Muzzaki terus memberi kepercayaan kepada BAZNAS Makassar,” tuturnya. Doktor jebolan Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar ini menambahkan, bantuan pendidikan sekaligus sebagai upaya BAZNAS Kota Makassar mendukung peningkatan kualitas pendidikan, dan membantu pelajar dan mahasiswa yang kurang mampu namun memiliki semangat tinggi untuk menempuh pendidikan. “BAZNAS Makassar berharap bantuan pendidikan ini menjadi dorongan bagi anak anak didik, dan para mahasiswa untuk tidak pernah menyerah dalam meraih cita-cita. Ini adalah bukti bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun oleh Baznas mampu memberikan dampak nyata bagi pendidikan dan masa depan anak bangsa,” tutup da’i kondang, kelahiran Takalar ini. Pembawa hikmah Maulid, Dr.H.Amri Amir di antaranya mengemukakan Maulid Muhammad SAW adalah salah satu peristiwa maha penting. Penting, lantaran maulid menjadi momen dalam mengenal sejarah dan perjuangan nabi Muhammad SAW. Makanya, setiap tahunnya menjadi peringatan tersendiri bagi umat muslim di seluruh dunia. Sepertidiketahui, sebelum pemberian bantuanedidkan dan UMKM, didahului dengan pembacaan Barzanji oleh tim Barzanji dari Masjid Raya Makassar. Barzanji sendiri adalah, doa-doa, pujian-pujian dan penceritaan riwayat Nabi Muhammad SAW. Isi Barzanji bertutur tentang kehidupan Nabi Muhammad, yang disebutkan berturut-turut yaitu silsilah keturunannya, masa kanak-kanak, remaja, pemuda, hingga diangkat menjadi rasul. Di dalamnya juga mengisahkan sifat-sifat mulia yang dimiliki Nabi Muhammad SAW, serta berbagai peristiwa untuk dijadikan teladan umat manusia.
BERITA25/10/2024 | Astin Setiawan
Z-Chicken, BAZNAS Makassar berdayakan 50 UMKM
Z-Chicken, BAZNAS Makassar berdayakan 50 UMKM
Sebanyak 50 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) se Kota Makassar mengikuti pelatihan meracik gorengan ayam berkualitas. Z-Chiken namanya. Pelatihan yang berlangsung dua hari itu dibuka Plt Walikota Makassar diwakili Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar, Hj. Kamelia Thamrin Tantu, di Aula Koordinator Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (Kopertais) Wilayah VIII Sulawesi, Maluku, dan Papua, Jalan Talla Salapang, Kamis, 10 Oktober 2024.Hj.Kamelia Tamrin Tantu,SE,M.Si mengemukakan, jajaran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar sanga tepat, lantaran bersentuhan dengan ummat dan keumatan. Utamaya, dalam mengangkat harkat hidup dan kehidupan kaum dhuafa ini.Sebagai aparat Pemkot Makassar, sekaligus mewakili para ASN muslim di bukota Sulawesi Selatan ini, Hj.Kamelia Tamrin Tantu mengaku berbangga. Betapa tidak, pemotongan 2,5 persen dari gaji mereka setiap bulan sangat bermanfaat bagi mereka yan membutuhkan. Potongan secara payroll langsung di Bank Pembanguan Daerah (BPD) Sulselar tersebut tentunya sangat baik, demi untuk mengangkat para mustahik, atau golongan ekonomi lemah. Sekalipun demikian, para ASN muslim tersebut bahagia, jika mereka melihat manfaat kepada para mustahik tersebut. “Karena itu, kegitan kegiatan BAZNAS Makassar yang menyangkut dengan pendistribusian kepada para mustahik, atau mereka yang benar benar berhak menerima manfaat itu kalau bisa juga di posting, atau dishare, sehingga para ASN itu senang. Jia tidak, tentunya mereka tidak tahu dimana, dan diapakan potngan mreka setiap bulan tersebut,” tuturnya. Menyinggung program Z-Ciken yang digelar BAZNAS Kota Makassar, Hj.Kamelia Tamrin Tantu mengaku, Pemerintah Kota Makassar menyambut hangat kegiatan BAZNAS Kota Makassar yang berlangsung dua hari itu. Betapa tidak, lembaga pemerintah nonstruktural berlamat di Jalan Teduh Bersinar No 5 Makassar tersebut terus melahirkan begitu banyak program yang benar benar menyentuh dan mengangkat tarap hidup kalangan bawah. Di bagian lain, Kamelia Tamrin Tantu mengajak BAZNAS Makassar bekerjasama dengan dinas yang dikepalai Muhammad Rheza,S.STP,M.Si tersebut. Misalnya, memaksimalkan Inkubator. Tujuannya, guna membantu para pelaku UMKM mengembangkan strategi pemasaran, meningkatkan kualitas produk, serta mengoptimalkan proses produksi, serta meningkatkan daya saing dan profitabilitas usaha yang mereka kembangkan. Dia menyebut, Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar memiliki inkubator. Inkubator tersebut, khususnya utamanya dalam hal legalitas, termasuk menyediakan Nomor Induk Berusaha (NIB), Sertifikat Produksi Industri Rumah Tangga (PIRT), Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), hingga sertifikat halal.
BERITA11/10/2024 | Astin Setiawan
Kolaborasi Zakat, Kampus Fajar - BAZNAS Makassar bentuk UPZ
Kolaborasi Zakat, Kampus Fajar - BAZNAS Makassar bentuk UPZ
Dalam mengoptimalkan penghimpunan zakat penghasilan, BAZNAS Kota Makassar mengajak Kampus Fajar membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Kegiatan audiensi pada hari Rabu, 25 September 2024 di Ruang Tamu Rektor ini dihadiri langsung oleh Bapak Rektor Universitas Fajar bersama 2 orang pegawai, turut hadir dari Wakil Ketua 3 dan Wakil Ketua 1 BAZNAS Kota Makassar dan 2 staf pelaksana lainnya. Dalam psambutannya, Bapak Rektor sangat antusias bekerjasama dengan BAZNAS, apalagi sudah pernah melakukan pemotongan zakat sebelumnya tetapi melalui lembaga lain dari swasta. tetapi dengan mendengar bagaimana prospek kerjasama ke depan, BAZNAS Makassar - Kampus Fajar insya allah siap bekerjasama dalam pengelolaan zakat" Imbuhnya.
BERITA26/09/2024 | Astin Setiawan
Donatur dari Singapura Salurkan Paket Sembako untuk Petugas Kebersihan
Donatur dari Singapura Salurkan Paket Sembako untuk Petugas Kebersihan
Melalui BAZNAS Kota Makassar, muzaki dari singapura salurkan paket sembako sebanyak 150 paket untuk petugas kebersihan dinas parawisata Kota Makassar dalam acara yang dirangkaikan pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan pada tanggal 22 September 2024 di Anjungan Pantai Losari. Melalui pesan singkat menyampaikan terimakasih kepada BAZNAS atas kerjasamanya untuk menyampaikan amanah tersebut yang tidak bisa langsung hadir menyerahkan.
BERITA26/09/2024 | Astin Setiawan
Kolaborasi Kampung Zakat, BAZNAS, Kemenag dan Forum Zakat
Kolaborasi Kampung Zakat, BAZNAS, Kemenag dan Forum Zakat
Walikota Makassar, Moh.Ramdhan Pomanto meresmikan Kelurahan Lakkang, Kecamatan Tallo sebagai Kampung Zakat Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar. Peresmian Kampung Zakat kerjasama dengan Kementerian Agama Kota Makassar, dan sejumlah Lembaga Amil Zakat (LAZ) berpangkalan di Kota Makassar itu ditangkaikan pelantikan Pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang berpangkalan di Perusda Parkir, Perusda Pasar, dan Perusda Terminal di Anjungan Pantai Losari, pagi ini, Ahad, 8 September 2024. Kedua kegiatan dirangkaikan pelaksanaan shalat subuh berjamaah Gerakan Makassar Shalat Subuh Berjamaah (GMSSB) bersama jajaran OPD, Forkopimda Kota Makassar itu juga dihadiri Ketua TP PKK Kota Makassar Indira Yusuf Ismail, Direktur Pemberdayan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama-RI diwakili Dr.Nur Kumaladewi, Ketua DPRD Kota Makassar yang juga anggota DPR-RI terpilih (Rudiyanto Lallo), Ketua BAZNAS Sulsel (Dr.Kidri), Pimpinan BAZNAS Kota Makassar (H.Ashar Tamanggong, Ahmad Taslim, H.Syaharuddin Mayang, dan H,Jurlan Em Sahoas), serta staf amil BAZNAS Kota Makassar. Para RT/RW, hingga dewan lorong. Di sela sela sambutannya, Moh,Ramdhan Pomanto mengakui, jajaran BAZNAS Kota Makassar saat ini bukan saja, tidak kehabisan ide, melainkan tidak berhenti berjuang menjadikan Zakat, Infak, dan Sedekah, atau ZIS. Mengapa? Ya, jajaran BAZNAS Kota Makassar diisi dengan orang orang pilihan, yang mengerti betul manfaat ber-ZIS. “Saya melihat, jajaran BAZNAS Kota Makassar dibawah kepemimpinan H.Ashar Tamanggong begitu memerhatkan lembaga zakat ini. H.Ashar Tamanggong bersama jajarannya tidak kehabisan ide membesarkan , sekaligus mendekatkan BAZNAS Makassar demi kemaslahan ummat dan keummatan di Kota Daeng ini,” tuturnya. Walikota dua periode yang kini maju sebagai nakal calon Gubernur Sulsel, November mendatang itu menambahkan, manfat Zakat, Infak, dan Sedekah dapat meredam bencana, sekaligus menjauhkan dari murka Allah. Malah, jelas Danny—sapaan akrab suami dari Indira Yusuf Ismain dan ayah tiga orang anak itu meihat, zakat tidak sekadar kebaikan sosial, melainkan banyak keutamaan mendatangkan berkah, dan keutamaan mulia lainnya. Tidak salah, jika Allah menyandingkan perintah menunaikan zakat dengan shalat pada 28 tempat dalam Al-Qur’an. Ini menunjukan, betapa zakat demikian urgen dan tinggi kedudukannya dalam Islam. Makanya, cepat-cepatlah berzakat, karena murka tuhan tidak bisa mendahuluinya!! Buka hanya itu, zakat itu juga dapat mencegah kejahatan. Dan, yang lebih penting, dnegan zakat maka masyarakat akan memperoleh perlindungan dariAllah, ekonomi ummat semakin membaik dan kuat. Bahkan ummat akan ada ketahanan dan ketangguhan menghadapi begitu banyak masalah di kemudian hari. Danny juga mengungkap, zakat merupakan salah satu rukun Islam, sekaligus mampu mengentaskan kemiskinan. Prestasi paling gemilang terjadi pada masa periode Khalifah Umar bin Abdul Aziz yang hanya memimpin selama kurang lebih 2 tahun 5 bulan. Seluruh saat itu masyarakat sangat makmur. Bahkan saking makmurnya, sudah tidak ada satupun dari mereka yang menjadi mustahik (penerima zakat), sehingga alokasi dana zakat yang tersedia disalurkan ke negara lain. Keutamaan tersebut, menjadikan walikota yang juga arsitek ternama itu berketetapan hati menjadikan BAZNAS berada di garda terdepan mengurus masalah perzakatan. Karena itu, Dia berharap, seluruh jajaran ASN dan non ASN di jajaran Pemerintah Kota Makassar berzakat setiap bulan di BAZNAS. “Saya juga berharap Bapenda juga segera membentuk UPZ,” harapnya. Apalagi, zakat itu juga dapat mencegah kejahatan. Dan, yang lebih penting, dnegan zakat maka masyarakat akan memperoleh perlindungan dariAllah, ekonomi ummat semakin membaik dan kuat. Bahkan ummat akan ada ketahanan dan ketangguhan menghadapi begitu banyak masalah di kemudian hari. Danny meminta BAZNAS Kota Makassar untuk terus membumikan keutamaan berzakat. Paling tidak, berjuang menanamkan budaya berzakat untuk seluruh ummat Islam. Tidak lain karena, budaya berzakat itu banyak manfaat yang bisa dipetik. Mulai dari perlindungan dari Allah, ekonomi ummat menjadi kuat, dan Insya Allah ummat mempunyai ketahanan dan ketangguhan menghadapi masalah di kemudian hari. Islam yang rahmatan lil alamin. Pernyataan senada dikemukakan Ketua DPRD Kota Makassar Rudiyanto Lallo, dan Ketua BAZAS Kota Makassar, H.Ashar Tamanggong. Keduanya juga meminta seluruh warga muslim, khsuusnyaborang orang kaya, atau muzzaki tidak melupakan kewajiban berzakat, berinfak, dan bersedekah.
BERITA09/09/2024 | Astin Setiawan
Solidaritas Bantu Korban Kebakaran
Solidaritas Bantu Korban Kebakaran
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar, menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di dua lokasi berbeda. Masing masing di Jalan Abubakar Lambogo I, Kelurahan Bara Baraya, Kecamatan Makassar, dan di Jalan Dg Regge, Lorong 4, RT 08, RW 04, Kelurahan Wala-Walaya, Kecamatan Tallo. Penyerahan bantuan dilakukan Ketua BAZNAS Makassar, HM.Ashar Tamanggong, dan Wakil Ketua IV Bidang Adminitrasi dan Umum, H.Syahruddin Mayang, Selasa 20 gustus 2024. Di sela sela penyerahan bantuan berupa beras, telur, dan indo mie, baik HM.Ashar Tamanggong, maupun H.Syahruddin Mayang mengemukakan, lembaga pemerintah nonstruktural yang dipimpinnya bersama tiga pimpinan lainnya yakni Ahmad Taslim, H.Jurlan Em Saho’as, dan Waspada Santing (Wakil Ketua I, II, dan III) meminta para korban tetap bersabar. Ashar Tamanggong mengakui, musibah apapun memang bisa terjadi kapan saja, di mana saja, dan kepada siapa saja. Musibah juga pastinya telah direncanakan tuhan, sehingga para korban tetap bersabar. Doktor lulusan Universitas Muslim Indonesia (UMI) makassar itu menambahkan, keseluruhan dana yang diperuntukan menyiapkan bantuan tersebut tidak terlepas dari peran positif Walikota Makassar, Moh.Ramdhan Pomanto dam jajarannya. Khususnya para ASN beragama Islam diambil 2,5 persen gajii melalui sistem payroll. Selain, itu ada pula zakat dari jajaran Polres pelabuhan, dan lainnya. Di antaranya, Perusda Perusda, intansi dan lembaga terkait lintas sektoral, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masjid, hingga orang perorang. Pernyataan senada dikemukakan H.Syahruddin Mayang. “Jadi, sekadar diketahui seluruh dana yang diperuntukan untuk bantuan korban kebakaran ini bersumber dari ASN muslim dan guru guru muslim dari Pemerintah Kota Makassar. Termasuk dari para muzakki, atau orang orang kaya yang ada di Kota Makassar. Kesemuanya ini tentunya atas instruksi Walikota Makassar, bapak Danny Pomanto,” ujarnya. Di bagian lain, pria kelahiran Barru, 5 Oktober 1970 ini menyebutkan, selain para ASN muslim, termasuk didalamnya jajaran Perusda di Ibukota Sulawesi Selatan ini, saat ini BAZNAS Makassar atas gagasan walikota dua periode tersebut saat ini melibatkan peran baik dari Ketua RW, maupun Ketua RT se Makassar. Begitu pentingnya ZIS, maka saat bertemu salah seorang Ketua RT di lokasi kebakaran di Jalan Dg Regge, Lorong 4, RT 08, RW 04, Kelurahan Wala-Walaya, Kecamatan Tallo, H.Syahruddin Mayang juga mengajaknya memperkuat pengumpulan zakat di lingkungannya. “Para RW dan RT mendekati 6000 orang telah dilantik oleh bapak Walikota Makassar, di anjungan pantai Loasri, belum lama ini. Kami juga mulai melakukan bimbingan teknis kepada para RT dan RW. Semoga, niatan baik untuk memajukan ummat dan keummatan di Kota Makassar ini tercapai,” urainya didampingi tim BAZNAS masing masing Sudirman, H.Arifuddin, Mudassir Idrus, dan Syarifuddin Pattisahusiwa, serta sejumlah mahasiswa magang dari Universitas Muhammadiyah Makassar. Selain RT/RW, BAZNAS Makassar juga menggagas pembentukan UPZ di pasar pasar, di ruko ruko, di Perusda Parkir, terminal, badan badan usaha, di kawasan Indutsri Makassar (KIMA), dan lainnya. Seperti diketahui, kebakaran di permukiman penduduk di Bara-baraya menyebabkan 12 rumah yang dihuni 22 kepala keluarga hangus. Sementara di di Jalan Dg Regge, Lorong 4, RT 08, RW 04, Kelurahan Wala-Walaya, Kecamatan Tallo, satu rumah yang terdiri dari tiga petak pun hangus. Akibat kebakaran di Jalan Rege, pemilik rumah yang iuga suami istri yakni Hasbullah dan Sitti yang sudah lanjut usia menderita luka bakar dan mesti mendapatkan perawatan medis di rumah sakit Ibnu Sina.
BERITA22/08/2024 | Syarifuddin P
BAZNAS Kota Makassar, distribusikan Beasiswa Pendidikan untuk semua Jenjang
BAZNAS Kota Makassar, distribusikan Beasiswa Pendidikan untuk semua Jenjang
adan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar, menyerahkan lagi bantuan biaya pendidikan bagi mustahik. Bantuan diserahkan pimpinan lembaga amil beralamat di Jalan Teduh Bersinar Nomor 5 Makassar, Ahad, 17 Desember 2023 pagi ini. Sebelumnya, pada Sabtu, 5 Agustus 2023 lalu lembaga pemerintah nonstruktural ini menyerahkan bantuan serupa kepada 198 penerima. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kota Makassar, H.Jurlan Em Saho’as dalam laporannya mengemukakan, ke 291 penerima itu berasal dari, SD sebanyak 47 orang, SMP/sederajat 147 orang, SMA/SMK/sederajat 28 orang, S1 sebanyak 56 orang, S2 sebanyak 4. Termasuk 4 orang penyelesaian S1 dan 5 orang penyelasaian S2. “Jadi jumlah keseluruhan penerima bantuan pendidikan dari BAZNAS Makassar ini sebanyak 291 penerima. Jumlah keseluruhan biaya sebesar Rp380.750.000,” tuturnya, pada kegiatan yang juga dihadiri Kepala SMPN 5, Firman,S.Pd,M.Pd dam yang mewakili Kepala SMPN 13 Makassar tersebut. H.Jurlan Em Saho;as mengakui, seluruh biaya yang diperuntukan untuk bantuan pendidikan tersebut berasal dari zakat, infak dan sedekah (ZIS) aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar muslim, termasuk guru guru, mulai dari SD hingga SMP. ZIS juga dari masjid masjid, dari orang perorang, termasuk dari jajaran Polres Pelabuhan Makassar.Jurnalis yang juga seniman ini menambahkan, selain beasiswa bagi 291 penerima yang diserahkan pagi ini, pada 23 Desember mendatang, BAZNAS Makassar bekerjasama Dinas Pendidikan Kota Makassar akan menyerahkan bantuan pendidikan kepada 1000 anak mustahik duduk di bangku SD dan SMP. Pernyataan senada dikemukakan Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kota Makassar, Ahmad Taslim Mattameng. Saat mewakili Ketua BAZNAS Makassar, Ahmad Taslim mengharapkan, para penerima untuk selalu membangun kebersamaan dengan BAZNAS Makassar. Artinya, demikian pengasuh pondok pesantren Galesong Baru ini, setelah kembali ke lingkungan masing masing mereka bisa menyebarluaskan BAZNAS Kota Makassar. “BAZNAS Makassar akan terus hadir di tengah tengah masyarakat untuk berbagi, demi ummat dan keumatan,” tutupnya. Terpisah, Kepala SMPN 5 Kota Makassar, Firman,S.Pd,M.Pd mengaku bangga dengan BAZNAS Kota Makassar yang memberikan biaya pendidikan, di antaranya kepada anak anak didiknya. “Sebagai pimpinan di SMPN 5 Makassar, tentunya kami berterima kasih kepada BAZNAS Makassar. Nantinya, akan akan kami sampaikan kepada para guru di SMPN 5, bahwa ternyata infak setiap bulan yang diserahkan ke BAZNAS Makassar membuahkan hasil. Yaitu, anak anak didik kami yang menerima manfaatnya,” urianya. (din pattisahusiwa-tim media kota makassar)
BERITA22/12/2023 | Astin Setiawan
223 Rumah tak Miliki Jamban di Kodingareng, BAZNAS Makassar Siap Kolaborasi
223 Rumah tak Miliki Jamban di Kodingareng, BAZNAS Makassar Siap Kolaborasi
Tingginya angka buang air besar pada sembarang tempat, atau open defecation, berpengaruh, baik secara ekonomi, maupun kesehatan. Persoalan inilah mengemuka saat penyuluhan sanitasi dan kampung zakat oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar di Pulau Kodingaren, Sabtu, 10 September 2022. Pada penyuluhan yang juga dihadiri Lurah Kodingareng, Ronny Catur Prabowo, S.STP, perwakilan Puskemas, ketua ketua RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh perempuan, hingga pengurus masjid itu mengharapkan, BAZNAS Kota Makassar membantu masyarakat, utamanya menyediakan jamban keluarga. Pasalnya, setidaknya, di kelurahan yang masuk dalam gugusan Kecamatan Pulau Sangkarang ini, masih membutuhkan 223 buah jamban keluarga. “Open Defecation Free (ODF), atau Stop Buang Air Besar Sembarangan, adalah kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan. Pembuangan tinja yang tidak memenuhi syarat sangat berpengaruh pada penyebaran penyakit berbasis lingkungan,” tutur perwakilan Puskesmas Kodingareng, seraya menambahkan,. Sebagian warga juga masih membuiat tinja di jambang tetangga. Karena itu, warga mengharapkan, ada pelibatan BAZNAS Kota Makassar membantu penyediaan jamban, sehin gga masyarakat tidak lagi membuang tinja di sembarangan tempat. Misalnya ke laut. Mendengar keluhan warga, Pelaksana Tugas Ketua BAZNAS Kota Makassar, Ahmad Taslim dan Wakil Ketua II Bidang Pendayagunaan dan Pendistribusian, H.Jurlan Em Saho’as, sama sama mengemukakan, pihaknya sangat prihatin dengan kondisi demikian, utamanya yang diakibatkan sanitasi buruk. Baik Ahmad Taslim, maupun H.Jurlan Em Saho’as mengaku, lembaga lembaga pemerintah nonstruktural beralamat di Jalan Teduh Bersinar, No 5 Kecamatan Rapocini, Kota Makassar ini siap berkolaborasi untuk penyediaan jamban keluarga. “Berbagai masukan, harapan warga Pulau Kodingareng ini akan dibahas kembali ditingkat komisoner BAZNAS Kota Makassar. Termasuk jumlahnya yang akan dibuat,” tutur H.Jurlan Em Saho’as, seraya menambahkan, pekan lalu, BAZNAS Makassar juga telah melakukan kunjungan ke Pulau Lakkang di antaranya melihat sanitasi di pulau kecil yang masuk dalam wilayah kecamatan Tallo tersebut. Seperti diketahui, Open Defecation Free (ODF), atau Stop Buang Air Besar Sembarangan, adalah kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan. Pembuangan tinja yang tidak memenuhi syarat sangat berpengaruh pada penyebaran penyakit berbasis lingkungan. (din pattisahusiwa)
BERITA11/09/2022 | Syarifuddin P
Peringati Hari Jadi Kota Makassar, BAZNAS Ucapkan Selamat
Peringati Hari Jadi Kota Makassar, BAZNAS Ucapkan Selamat
Ahad, sembilan November hari ini, Kota Makassar merayakan hari jadinya ke 418 tahun. Hari jadi kota berpenduduk lebih 1,5 juta jiwa ini menjadi momen untuk mengenang sejarah, masa lalu, sekaligus menjadi inspirasi masa depan yang lebih baik. Bagi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar, momentum hari jadi Makassar tahun ini, memiliki resonansi yang jauh lebih dalam dan krusial . Yakni, sebuah refleksi spiritual dan panggilan untuk meningkatkan kesejahteraan yang merata, dan berkeadilan bagi umat di kota yang kini dipimpin Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham ini. Di sisi lain, lembaga pemerintah nonstruktural berkantor di Jalan Teduh Bersinar No 5, Kecamatan Rappocini ini melihat, hari jadi Makassar tidak sekadar perayaan numerik —sesuatu yang berhubungan dengan angka dan perhitungan matematika semata, melainkan sebuah kesempatan untuk mengukur sejauh mana Makassar sebagai Kota Madani —yaitu kota yang merujuk pada konsep masyarakat beradab, beradab tinggi, dan beradab yang memiliki peradaban yang maju. Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar, HM.Ashar Tamanggong mengemukakan, Makassar yang madani bukan hanya tentang gedung mewah, atau jalan tol yang megah, melainkan tentang kualitas hidup spiritual dan sosial setiap individu di dalamnya. Ini berarti berkurangnya angka kemiskinan, terangkatnya martabat mustahik (penerima zakat), terwujudnya kemandirian ekonomi di lapisan masyarakat paling bawah, serta terbangunnya solidaritas sosial yang kokoh. “ Namun, kita semua berharap, dibalik kemilau gedung-gedung tinggi dan pesatnya teknologi, BAZNAS sadar bahwa masih ada saudara-saudara kita yang membutuhkan uluran tangan. Karena itulah, tugas kami (BAZNAS Makassar) adalah, memastikan tidak ada satu pun warga Makassar yang tertinggal dalam perjalanan kemajuan ini ,” jelas, Ashar Tamanggong, Sabtu, 8 November kemarin. Dalam pandangan BAZNAS Makassar, demikian Ashar Tamanggong, hari jadi ke-418 tahun ini adalah saat yang tepat untuk mengukuhkan kembali komitmen bersama – pemerintah, dan masyarakat – untuk memastikan bahwa roda pembangunan tidak meninggalkan mustahik . “Di usia yang semakin matang ini, Makassar terus menunjukkan jati dirinya sebagai kota yang tangguh, adaptif, dan inovatif ,” ujarnya. Di sisi lain, BAZNAS membayangkan , hari jadi Makassar 2025 sebagai sebuah perayaan yang bukan hanya tentang kembang api dan hiburan , melainkan juga tentang "kembang hati" dan "hiburan jiwa" yang muncul dari aksi-aksi nyata kepedulian. “Kita diharapkan bersama bahwa, di balik kilau kota Makassar ini, setidaknya ada tangan-tangan yang disentuh, senyum-senyum yang merekah dari mereka yang sebelumnya terpinggirkan, dan harapan yang tumbuh dari benih-benih zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang disalurkan kepada mustahik. Zakat untuk Makassar yang Lebih Baik , termasuk peran zakat dalam mengatasi berbagai isu sosial, dari kemiskinan hingga pendidikan ,” tuturnya. ATM—sapaan akrab Ashar Tamanggong, momentum hari jadi Makassar 2025 harus dimaksimalkan untuk mengintensifkan Gerakan Zakat Produktif. Sebelum menutup pernyataanya, dai kondang yang juga mantan ketua lembaga Dakwah NU Kota Makassar ini menyampaikan pesan, harapan , dan komitmen, dari BAZNAS untuk Kota Makassar yang berulang tahun. “ Dirgahayu Kota Makassar! Semoga cahaya kebaikan terus menyinari setiap sudut kota ini,” tutup ATM. Pernyataan senada dikemukakan Wakil Ketua IV Bidang Adminitrasi, SDM, dan Umum BAZNAS Kota Makassar, H.Jurlan Em Saho'as. Jurnalis harian Pedoman Rakyat Ujung Pandang di masanya itu menambahkan, momen hari jadi Ibukota Sulawesi Selatan kali ini sebagai peluang untuk setidaknya meningkatkan kesadaran berzakat, berinfak, dan bersedekah. Tentunya, dilalui dengan berbagai sosialisasi yang relevan dengan tema hari jadi Makassar “Merajut Harmoni, Membangun Kebersamaan”. Melalui tema besar ini, BAZNAS Makassar mengajak lebih banyak muzakki (pemberi zakat) untuk menunaikan kewajiban ZIS mereka. “ Kita akan menunjukkan bagaimana setiap rupiah yang disalurkan melalui BAZNAS adalah investasi nyata dalam pembangunan sumber daya manusia dan kemandirian ekonomi , khususnya kaum dhuafa di Makassa ,” ujar H.Jurlan Em Saho'as. Dari Zakat, Infak, dan Sedekah para muzakki, termasuk didalamnya para ASN muslim Pemkot Makassar, maka program-program BAZNAS seperti bantuan pendidikan bagi anak-anak dhuafa, bantuan modal u saha mikro bagi mustahik UMKM, program kesehatan, serta bantuan bahan kebutuhan bahan pokok kaum renta. Keseluruhan bantuan yang disalurkan BAZNAS Makassar dimaksudkan untuk melihat kembali potret-potret senyum para mustahik yang terbantu, anak-anak yatim yang kini bisa bersekolah, para pelaku UMKM yang bangkit dengan modal bergulir, hingga para korban bencana yang mendapatkan uluran tangan. Oleh karena itu, BAZNAS, sebagai salah satu denyut nadi kemanusiaan di Makassar, telah berupaya menopang dan memperkuat fondasi sosial Makassar dari sisi spiritual dan kemandirian ekonomi. Di bagian lain, penyair Indonesia yang berhasil masuk top 10 juara lomba puisi dan cerpen 2023 tingkat nasional yang diselenggarakan Kumunitas Literasi Kita Indonesia lewat karya puisinya berjudul “Iqra atas nama Allah ini berjanji, BAZNAS Makassar akan menjadikan hari jadi Makassar 2025 sebagai ajang untuk memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Kota Makassar, UPZ-UPZ baik di masjid dan lembaga lainnya. Kolaborasi yang kuat dan penting untuk men ghadirkan ekosistem yang terintegrasi, di mana dana ZIS dapat bersinergi dengan program-program pemerintah Kota Makassar.
BERITA00/00/0000 | Syarifuddin Pattisahusiwa
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat